KARAWANG (Jawa Barat), media3.id – Beredar voice note yang menuding Mobil Desa Kertamulya, Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang digadaikan sehingga saat warga yang sedang sakit kesulitan untuk di bawa ke rumah sakit.
Lebih kurang berdurasi 1,55 menit voice note beredar di WhatsApp dikalangan masyarakat dan perangkat Desa Kertamulya.
Awalnya voice note tersebut meminta kepada aparat desa untuk menyikapi ada warga Kertajaya yang sakit membutuhkan pengobatan dan di bawa ke rumah sakit, sedangkan mobil desa yang sudah disediakan oleh pemerintah malah tidak ada karena diduga dijaminkan oleh kepala desa untuk kepentingan pribadinya. Berikut isi voice note yang beredar.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh. Saya ingatkan kepada bapak aparatur pemerintahan mohon permasalahan ini disikapi dan ditanggapi. Permasalahannya disini di Desa Kertayasa ada warga yang sakit, sementara butuh pengobatan untuk di bawa ke rumah sakit. Sedangkan fasilitas desa yang sudah di fasilitasi pemerintah, mobil desa itu tidak ada sekian lamanya ternyata mobil tersebut tidak beroperasional lagi karena mobil tersebut dijaminkan oleh Kepala Desa”
“Kepala desa tersebut meminjam uang dengan seseorang karena kebutuhannya yang terlalu besar dan banyak bisa seperti itu. Nah disini ada yang harus digarisbawahi apakah hal tersebut tidak melanggar aturan dan peraturan sementara dia sudah sewenang-wenang menyalahgunakan fasilitas negara untuk kepentingan kepribadiannya. Mohon istilahnya ditindak lanjut dan diadili sesuai hukum yang berlaku. Demikian”
Namun saat dikonfirmasi ke kepala desa melalui WhatsApp, nomornya malah tidak aktif, lalu mencoba menghubungi sekertaris desanya.
Sekertaris desa pun menjawab bahwa voice note yang beredar tersebut tidak benar. Karena sepengetahuannya mobil desa sedang diperbaiki di bengkel sejak tanggal 5 Maret 2022.
“Mobilnya di bengkel belum diambil” kata Aum sekdes Desa Kertamulya sambil menunjukkan bukti faktor bon yang belum dibayar, Jumat (25/03/22).
DH






