Pemerintahan Kota Cimahi Dan IDI Longgarkan Aktivitas Masyarakat Kota Cimahi Tapi Perketat Prokes

  • Whatsapp

CIMAHI (Jawa Barat), media3.id – Pemerintahan Kota Cimahi dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Cimahi, akan melonggarkan aktivitas masyarakat Cimahi, namun Ketua IDI Kota CImahi, dr. Zakaria Ansyori berharap adanya aktivitas pelonggaran saat ini menjadi akhir dari pandemi COVID-19. perketat protokol kesehatan tetap di jalankan.

Juga, ia meminta masyarakat tetap menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Read More

Seperti diketahui, pemerintah memutuskan untuk melonggarkan aktivitas masyarakat dengan mengeluarkan berbagai kebijakan.

Di antaranya syarat hasil swab PCR dan antigen tidak berlaku lagi untuk perjalanan domestik hingga bebas karantina bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

“Makanya sekarang mulai dilonggarkan, mau kembali seperti dulu. Seperti pertanda berakhirnya pandemi,” kata Zakaria pada Jum’at (25/3/2022)

Meski pandemi COVID-19 akan berakhir, kata Zakaria, namun virusnya sulit untuk dihilangkan. Sehingga menurutnya hal itulah yang mendasari pemerintah untuk merubah status pandemi menjadi endemi COVID-19. Apalagi kini kasusnya mulai menurun dan gejala yang ditimbulkan lebih ringan.

“Merubah dari pandemi ke endemi itukan perubahan sangat mendasar. Ya semoga aja ini akhir dari pandemi, jadi dianggapnya seperi flu biasa. Iya tidak akan hilang, seperti flu biasa,” ungkap Zakaria.

Untuk mendukung kondisi ini semakin membaik, Zakaria mengingatkan semua masyarakat untuk tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. Kemudian yang terpenting, kata dia, menjaga kebersihan dan kesehatan.

“Masyarakat mulai kendor juga tapi yang penting kebersihan harus tetap dilakukan.
Kalau lalai bisa seperti dulu. Tapi semoga tidak,” imbuhnya.

Di akui oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini, bahwa pihaknya memang sudah menerima infomasi dari Satgas Penanganan COVID-19 pusat terkait pelonggaran tersebut.

“Memang sekarang banyak kelonggaran-kelonggaran yang diberlakukan tapi kami menyarankan prokesnya diperketat.

“Jadi silahkan beraktivitas, melakukan perjalanan tapi tetap prokesnya di perketat,” tambahnya.

Selain itu Dwihadi juga meminta masyarakat yang belum divaksin COVID-19 baik dosis pertama, kedua maupun booster untuk segera mendatangi tempat-tempat vaksinasi. Sebab, vaksinasi sangat penting untuk menambah kekebalan imunitas tubuh. (Sinta/bs)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *