EvibTaufik, Kepala Sekolah SMAN 1 Tirtajaya, Kabupaten Karawang
KARAWANG, Media3.id- menjelang ajaran baru 2021-2022, SMAN 1 Tirtajaya, Kabupaten Karawang siap melaksanakan belanjar tatap muka, karena semua prosedur kesehatan (prokes) sudah disediakan, mulai dari tempat mencuci tangan, handsanitaizer, Masker dan tempat duduk satu meja satu siswa sudah disediakan, Senin (26/04/21).
Disampaikan Evi Taufik, Kepala Sekolah SMKN 1 Tirtajaya mejelaskan diawal ajaran baru dipastikan sudah bisa belajar tatap muka dengan terbatas minimal 50% dari siswa yang ada.
“SMAN 1 Tirtajaya siap menyelenggarakan kegiatan pembelajaran tatap muka dengan terbatas, minimal 50% dari siswa yang ada” kata Evi Taufik disampaikan kepada media, Senin (26/04/21).
Sedangkan kata dia, soal sarana dan prasarana terus disiapkan walaupun saat ini fasilitas kesehatan sudah ada seperti tempat mencuci tangan, masker, hingga fasilitas lainnya yang berhubungan dengan protokol kesehatan.
“sedangkan sarana dan prasarana sedang terus kami genjot untuk disiapkan, kalau memang nanti dirasakan kurang tempat cuci tangan mungkin nanti kita bikin kembali tapi saat ini ada 10 tempat cuci tangan yang sudah tersedia” jelasnya.
Evi pun mengatakan disaat nanti pembelajaran tatap muka berlangsung, semua guru dan pegawai di SMAN 1 Tirtajaya sudah divaksin, karena salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk belajar tatap muka dengan siswa terbatas.
“yang penting, yang kita ingikan ketika pembelajaran tatap muka sudah berlangsung yang pernama bapak ibu guru sudah di vaksin alhamdulillah sudah semuanya divaksin” jelasnya.
Selain itu, siswa yang hadir juga diwajibkan mentaati protokol kesehatan mulai dari jaga jarak, memakai masker, cuci tangan dan tidak berkerumun namun pada intinya menjaga kesehatan agar terhindar dari covid-19.
“kemudian anak-anak juga tetap menjaga kesehatannya masing-masing, pakai masker, tidak berkerumun, jaga jarak itu adalah potokol kesehatan yang utama” jelasnya.
Lanjutnya “kemudian meja-meja untuk belajarpun dibatasi, waktu dilu satu meja dipakai dua siswa tapi kalau sekarang satu meja satu siswa. jadi 50% siswa yang bisa hadir kesekolah”ungkapnya.
sedangkan di awal tahun ajaran baru penerimaan siswa atau melalui Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online, SMAN 1 Tirtajaya bakal menerima siswa sebanyak 185 siswa untuk 5 ruangan belajar.
“sedangkan untuk PBDB online direncanakan 5 rombongan belajar (rombel) maksimal 185 siswa. Mudah mudahan tercapai walaupun kita berada di pelosok, kalah sama SMKN 1 Tirtajaya dan SMAN 1 Batujaya” pungkasnya.
Laporan: Dmn Hr






