Tak Ingin Jadi Juru Kunci Lagi! Atlet Banjar Dibidik Raih Medali, Reward Menanti pada 2027

  • Whatsapp

BANJAR ,media3.id – Kontingen Kota Banjar membawa misi besar pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat. Bukan sekadar berpartisipasi, Kota Banjar menargetkan perbaikan peringkat dan peningkatan perolehan medali agar tidak kembali terpuruk di posisi bawah klasemen.

 

Read More

Sebanyak 17 cabang olahraga (cabor) diberangkatkan untuk membawa nama Kota Banjar dalam kompetisi olahraga tingkat Jawa Barat tersebut. Dari jumlah itu, 15 cabor merupakan cabang yang memperebutkan medali, sedangkan dua lainnya mengikuti pertandingan eksibisi.

 

Ketua KONI Kota Banjar, Soedrajat Argadireja, mengakui bahwa tantangan yang dihadapi tidak ringan. Namun, pihaknya tetap optimistis mampu memperbaiki capaian dibandingkan Porprov empat tahun sebelumnya.

 

“Target kita memperbaiki hasil dari empat tahun yang lalu. Mudah-mudahan dari sisi perolehan medali ada penambahan dan peringkat kita juga meningkat, jangan sampai terlalu berada di posisi juru kunci,” ungkap Soedrajat.Junat (6/11/2026) kepada awak media

 

Optimisme KONI bukan tanpa alasan. Dua cabang olahraga yang dinilai memiliki potensi menyumbangkan medali emas adalah gateball dan Tamiya atau Mini 4WD.

 

Bahkan, perjuangan kontingen Kota Banjar sudah membuahkan hasil awal dengan raihan satu medali perunggu dari cabang olahraga gulat.

 

Secara keseluruhan, kontingen Kota Banjar berjumlah sekitar 171 orang, terdiri dari 129 atlet dan 49 ofisial. Mereka diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik meskipun harus berjuang di tengah keterbatasan dukungan anggaran.

 

“Kita tetap berupaya memberikan yang terbaik. Harapannya, seluruh atlet tetap semangat dan mampu memberikan prestasi terbaik untuk Kota Banjar,” katanya.

 

Di sisi lain, Wali Kota Banjar H. Sudarsono memastikan pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,05 miliar dari APBD murni dan perubahan untuk mendukung keikutsertaan kontingen dalam Porprov.

 

Tak hanya dukungan pembiayaan, Sudarsono juga menjanjikan penghargaan khusus bagi atlet yang berhasil membawa pulang medali emas, perak, maupun perunggu.

 

Namun, pemberian reward tersebut akan disesuaikan dengan jumlah atlet yang berhasil meraih medali dan direncanakan masuk dalam penganggaran tahun 2027.

 

“Jadi saya kasih reward bagi atlet-atlet nantinya yang bisa mendapatkan emas, perak, dan perunggu. Kita lihat juga nanti berapa orang yang dapat, baru kita anggarkan di 2027,” tegas Sudarsono.

 

Ia pun berpesan agar seluruh atlet menjaga semangat juang dan mengerahkan kemampuan terbaik selama bertanding.

 

Kini, dengan dukungan anggaran Rp1,05 miliar serta janji penghargaan bagi para peraih medali, publik menanti pembuktian kontingen Kota Banjar. Targetnya bukan hanya membawa pulang medali, tetapi juga memperbaiki posisi dan mengangkat prestasi olahraga Kota Banjar di tingkat Jawa Barat.

 

(Reporter Johan)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *