KARAWANG, Media3id– – Polresta Karawang kembali tercoreng akibat ulah oknum anggotanya. Sebanyak delapan personel Polri di lingkungan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Karawang, Polda Jawa Barat, diamankan dan harus menjalani pemeriksaan intensif oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidang Propam) Polda Jabar. Mereka diduga kuat melakukan penyalahgunaan wewenang terkait penanganan kasus narkotika.
Dari delapan personel yang diperiksa, dua di antaranya diketahui berpangkat perwira, termasuk seorang pejabat Kepala Satuan (Kasat).
Kasus yang mencoreng institusi berbaju cokelat ini mencuat setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan operasi dan menciduk tujuh orang yang diduga sebagai pengedar narkoba. Dalam perkembangannya, muncul dugaan adanya komunikasi gelap antara delapan anggota polisi tersebut dengan pihak yang diduga sebagai bandar narkoba.
Wakapolresta Karawang, AKBP Afrian Satya Permadi, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap delapan personelnya tersebut saat dikonfirmasi, Jumat (6/11/2026). Ia menjelaskan bahwa proses pemeriksaan telah berjalan sejak pekan lalu dan kini penanganannya sepenuhnya berada di bawah kewenangan Bidang Propam Polda Jabar.
“Pekan lalu sudah dilakukan proses pemeriksaan dan personel yang bersangkutan diamankan oleh Kabid Propam Polda Jawa Barat,” ujar Afrian.
Saat ini, kedelapan personel tersebut masih menjalani pemeriksaan intensif dan telah ditempatkan di tempat khusus (patsus). Afrian menegaskan, langkah ini merupakan bentuk keseriusan institusi kepolisian dalam menegakkan aturan serta disiplin internal. Setiap anggota Polri wajib mempertanggungjawabkan tindakannya apabila terbukti melakukan pelanggaran.
“Langkah tegas tersebut menjadi bentuk keseriusan kepolisian dalam memastikan tidak ada anggota yang kebal hukum, terlebih dalam persoalan penyalahgunaan narkotika,” tegas Wakapolresta.
Catatan hitam ini seolah membuka luka lama. Beberapa tahun lalu, saat institusi ini masih berstatus Polres Karawang, jabatan Kasat Narkoba juga sempat dicopot secara tidak hormat karena terbukti terlibat kasus narkoba. Kejadian yang kembali berulang ini menjadi tamparan keras sekaligus ujian berat bagi komitmen bersih-bersih internal di tubuh Polresta Karawang
Reporter : Dmn Hr






