HUT ke-71 Polantas, Polres Banjar Dorong Modernisasi Lalu Lintas dan Penerapan ETLE

  • Whatsapp

BANJAR, media3.id – Modernisasi penegakan hukum lalu lintas dan peningkatan kesadaran masyarakat menjadi sorotan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Polantas di Aula Presisi Polres Banjar, Sabtu (26/9/2026).

 

Read More

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro menegaskan, membangun budaya tertib berlalu lintas tidak cukup hanya mengandalkan penindakan hukum. Diperlukan inovasi, pendekatan edukatif, serta keteladanan anggota kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

Menurut Didi, tingkat kepatuhan pengguna jalan di sejumlah wilayah Kota Banjar masih perlu mendapat perhatian, terutama di Kecamatan Langensari.

 

Ia menilai, perilaku masyarakat dalam berlalu lintas menjadi salah satu cerminan kesadaran hukum dan etika dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Kalau di Kota Banjar, bagus. Tapi kalau di Langensari, seolah tidak ada aturan lalu lintas di sana,” ujarnya.

Didi berharap jajaran Satlantas Polres Banjar dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjadi teladan bagi masyarakat, baik dalam penegakan hukum maupun perilaku saat bertugas di lapangan.

 

Ia juga mengapresiasi kolaborasi Forum Lalu Lintas, pemerintah daerah, DPRD, media, serta pemerintah desa dalam mendukung program keselamatan berlalu lintas.

 

Keberhasilan Kota Banjar meraih peringkat pertama dalam Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas tingkat Polda Jawa Barat, menurutnya, menjadi bukti bahwa kerja sama dan kesungguhan dapat menghasilkan capaian positif.

 

ETLE Jadi Harapan Transparansi Penegakan Hukum

 

Sementara itu, Kasatlantas Polres Banjar AKP Priyo Sumbodo mengungkapkan bahwa penegakan hukum lalu lintas di Kota Banjar masih menggunakan sistem manual karena penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik belum terealisasi.

 

Ia berharap dukungan pemerintah daerah dan DPRD dapat mendorong pengadaan perangkat ETLE sehingga penegakan hukum lalu lintas dapat dilakukan secara lebih transparan dan berbasis teknologi.

 

“Dengan kemajuan teknologi ini, tidak ada lagi sentuhan-sentuhan yang mungkin membuat masyarakat merasa tersakiti oleh polisi lalu lintas,” kata Priyo.

 

Menurutnya, transformasi digital juga diharapkan dapat mengurangi persepsi negatif terhadap pelayanan kepolisian sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.

 

Priyo menegaskan, pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Pemkot Siapkan Koordinasi Pengadaan Teknologi

 

Sekretaris Daerah Kota Banjar Soni Harison menyampaikan bahwa transformasi pelayanan lalu lintas perlu mengikuti perkembangan teknologi, terutama dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

 

Ia menyebutkan, rencana pengadaan perangkat pendukung ETLE perlu dikoordinasikan lebih lanjut bersama DPRD dan instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan.

 

Selain modernisasi penegakan hukum, Soni juga menyoroti persoalan penggunaan sepeda listrik di jalan raya serta pentingnya upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas.

 

Ia menyampaikan bahwa tren kecelakaan lalu lintas di Kota Banjar menunjukkan penurunan, meskipun upaya pencegahan dan peningkatan kesadaran masyarakat tetap perlu diperkuat.

 

Melalui momentum HUT ke-71 Polantas, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat diharapkan dapat mendorong terwujudnya sistem lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan modern di Kota Banjar.

(Joe)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *