BANJAR, media3.id – Kemarau panjang mulai memberi tekanan terhadap kehidupan masyarakat Kota Banjar. Selama kurang lebih empat bulan hujan tak kunjung turun, sementara kebutuhan air bersih terus meningkat di sejumlah wilayah.
Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kota Banjar bersama masyarakat memilih memperkuat ikhtiar dengan menggelar Salat Istisqa, memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan, dengan menggelar sholat istisqo di lapangan Bhakti Taman Kota Banjar, Jawa Barat, Kamis (10/9/2026).
Wali Kota Banjar H. Sudarsono mengatakan, Salat Istisqa menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama bermunajat sekaligus memohon pertolongan Allah SWT atas kondisi kemarau yang terjadi.
“Alhamdulillah, kita pada hari ini bisa bersama-sama dengan keluarga dan masyarakat Kota Banjar melaksanakan Salat Istisqa. Tujuannya adalah kita meminta hujan kepada Allah SWT,” ujar Sudarsono.
Menurutnya, kemarau yang berlangsung hampir empat bulan mulai memberikan dampak yang dirasakan langsung masyarakat, terutama terkait ketersediaan air bersih.
Karena itu, Sudarsono berharap hujan segera turun sehingga kebutuhan masyarakat dapat kembali terpenuhi dan kondisi lingkungan tidak semakin terdampak.
“Kurang lebih ada empat bulan kita tidak ada hujan. Mudah-mudahan hari ini dan sore hari ini kita bisa mendapatkan berkah dari Allah SWT,” katanya.
Selain mengajak masyarakat memperbanyak doa dan bermunajat, pemerintah juga mendapat dukungan dari berbagai pihak dalam menghadapi dampak kemarau, termasuk upaya membantu pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga.
Sudarsono menilai kondisi tersebut membutuhkan kebersamaan. Pemerintah, lembaga sosial, organisasi keagamaan, dan masyarakat diharapkan dapat bergerak bersama menghadapi dampak kemarau.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan Salat Istisqa serta membantu masyarakat selama kondisi kemarau.
“Atas nama Pemerintah Kota Banjar, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah membantu serta seluruh jemaah dan masyarakat Kota Banjar yang telah hadir,” ucapnya.
Salat Istisqa tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar masyarakat Kota Banjar di tengah kemarau yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Harapannya, doa bersama tersebut segera diikuti turunnya hujan sebagai rahmat bagi masyarakat.
(Joe)






