BEKASI, Media3.id– Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, suasana pesta demokrasi di tingkat desa ini mulai menghangat namun demikian para calon kepala desa secara terang-terangan menyatakan komitmennya untuk menjaga penuh kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Komitmen tersebut salah satunya disampaikan oleh Mulyana Saeful, calon Kepala Desa Bojongsari nomor urut dua. Pernyataan ini diungkapkan usai dirinya resmi menerima ketetapan nomor urut yang diantarkan langsung oleh panitia Pilkades ke kediamannya pada Rabu (09/09/2026). Proses pengantaran nomor urut ini turut didampingi oleh Badan Musyawarah Desa (BPD), Babinsa, Linmas, serta jajaran anggota kepolisian.
“Sebagai calon kepala desa nomor urut dua, saya pasti menjaga penuh keamanan, kenyamanan, dan ketertiban masyarakat desa Bojongsari. Alhamdulillah hari ini pengundian nomor pun sudah dilaksanakan dan diantar langsung oleh panitia ke rumah-rumah calon kepala desa,” ujar Mulyana kepada awak media di rumah kediamannya, Rabu (09/09/26)
Menurut Mulyana, langkah panitia yang mengantarkan langsung nomor urut ke rumah masing-masing calon merupakan terobosan yang sangat baik demi meminimalisir gesekan antar pendukung di lapangan.
“Ini demi menjaga keamanan, ketertiban, kenyamanan, dan kondusifitas warga Bojongsari,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai jaminan keamanan selama tahapan Pilkades berlangsung hingga hari pencoblosan nanti, Mulyana optimistis wilayahnya akan tetap kondusif. Hal ini lantaran koordinasi dan kesepakatan yang kuat di antara sesama kandidat.
“Insyaallah pasti aman. Karena kita para bakal calon pun menjaga penuh terkait keamanan, kenyamanan, dan ketertiban,” tegasnya secara meyakinkan.
Mulyana Saeful sendiri dikenal sebagai salah satu kandidat kuat yang mendapatkan dukungan penuh dari ribuan masyarakat setempat. Mengusung simbol perjuangan “Dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat”, ia membawa visi misi besar untuk mensejahterakan masyarakat Bojongsari.
Salah satu program unggulan yang menarik simpati publik adalah komitmennya untuk menyerahkan aset berupa tanah sawah produktif desa demi kesejahteraan rumah-rumah ibadah, mulai dari Masjid, Mushola, hingga Gereja di wilayah desa tersebut. Tujuannya adalah membangun kebersamaan dan toleransi yang kokoh di tengah masyarakat Bojongsari.
Reporter: Dmn Hr






