KARAWANG, Media3.id– Lebih dari sepekan ini SMA Negeri (SMAN) 1 Cibuaya, Kabupaten karawang menjadi perhatian publik. Bahkan kabar mengejutkan datang dari pucuk pimpinan sekolah tersebut. Kepala Sekolah SMAN 1 Cibuaya Maria Hartini Kartikasari dikabarkan mengalami guncangan psikis atau syok setelah mengetahui salah satu oknum gurunya diduga melakukan perbuatan asusila terhadap salah satu siswanya.
Menurut informasi yang dihimpun dari beberapa sumber, salah satunya datang dari wakil kepala sekolah bagian kesiswaan, oknum guru yang mengajar Pendidikan Pancasila tersebut diduga terlibat dalam tindakan asusila yang mencoreng institusi Pendidikan yang kini sedang ditangani Dinas Pendidikan provisi jawa Barat.
Dampak dari kasus ini, Kepala Sekolah dilaporkan kerap bolak balik ke kantor Cabang Dinas pendidikan wilayah IV di Purwakarta dan jarang terlihat di kantor diduga membatasi aktivitas kedinasannya di sekolah. bakan sudah dua hari ini tidak masuk ke sekolah .
“Memang sudah beberapa hari ini bu kepsek jarang masuk. Informasinya beliau sedang syok karena ada masalah internal yang cukup berat terkait perilaku oknum guru dan sibuk bulak balik ke KCD,” kata Reza Munandar wakil kepala sekolah bagian kesiswaan, Rabu (15/4/2026).
Reza pun tidak bisa menyampaikan apa yang menjadi alasan Maria Hartini Kartikasari memilih bungkam kepada jurnalis soal isu oknum guru inisial K melakukan asusila terhadap siswanya “Kalau soal itu saya tidak tahu apa alasannya,” ucapnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak media telah mencoba melakukan konfirmasi langsung ke sekolah, namun Kepala Sekolah terkesan masih memilih untuk bungkam. Tidak ada pernyataan resmi yang dikeluarkan terkait dugaan perbuatan terlarang oknum guru tersebut maupun alasan ketidakhadirannya.
Reporter: Daman huri






