KARAWANG (Jawa Barat), media3.id – Sejumlah plafon di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jatisari, Kabupaten Karawang terlihat sudah rusak bahkan nyaris ambruk. Padahal tiap tahun RSUD kerap menganggarkan anggaran untuk pemeliharaan gedung. Selasa (13/01/26).
Terlihat di salah satu ruangan terdapat plafon yang rawan ambruk diduga akibat adanya tetesan air dari atas yang mengakibatkan plafon tersebut nyaris ambruk.
Namun saat dikonfirmasi soal anggaran pemeliharaan gedung, Direktur RSUD Jatisari dr. Hj Anisah M.Epid, M.M sepertinya pilih bungkam dan enggan menjelaskan besaran anggaran pemeliharaan gedung di tahun 2025. Namun demikian ia menjelaskan bahwa plafon yang nyaris ambruk tersebut akan diperbaiki karena saat ini sedang proses perbaikan.
“Lagi proses perbaikan,” kata direktur RSUD Jatisari saat dikonfirmasi soal anggaran pemeliharaan gedung. Yang tentunya menjadi tanda tanya tidak menjawab besaran pemeliharaan gedung RSUD Jatisari, Selasa (13/01/25).

Walaupun penggunaan anggaran di tahun 2025 sudah habis namun kata dia perbaikan gedung bisa dilakukan bulan Januari. Adapun alasannya kata dia RSUD Jatisari sudah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
“Ya karena kami blud diperbaiki di bulan januari boleh in shaa Allah besok sudah rapi kembali,” kata direktur RSUD Jatisari kembali menjelaskan.
Usai dikonfirmasi wartawan soal plafon yang nyaris ambruk, direktur RSUD Jatisari langsung berkoordinasi dengan bawahannya dan lansung diperbaiki. Bakan iapun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan.
“Alhamdulillah udah diperbaiki yach tinggal dicat hari ini juga beres kemarin karena dari ac bjb bocor maaf atas ketidaknyaman,” kata dia.
Namun hingga berita ini diterbitkan, direktur RSUD belum menjelaskan besaran anggaran pemeliharaan gedung RSUD tahun 2025.
Reporter: D H






