Antara Perayaan Lebaran Depok dan Antusiasme Masyarakat , Ini Jawaban Kompak Kapolres dan Dandim 0508/Depok

  • Whatsapp

DEPOK (Jawa Barat), media3.id – Antusiasme masyarakat dalam menghadiri perayaan ‘Lebaran Depok’ yang digelar selama enam hari dari tanggal 11 Mei 2025 hingga tanggal 17 Mei 2025, di alun-alun timur Kota Depok, Jalan Raya Grand Depok City, Jatimulya, Cilodong Kota Depok, cukup tinggi. Namun demikian, tingginya minat masyarakat untuk ikut memeriahkan ‘Lebaran Depok’ ini, tanpa menimbulkan kerusuhan yang berujung perpecahan.

Hal tersebut mendapat apresiasi Kapolres Metro Kota Depok Kombes Pol Abdul Waras dan Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Iman Widhiarto yang turut hadir menyaksikan kemeriahan masyarakat Kota Depok yang tumpah ruah dalam penutupan ‘Lebaran Depok’,yang digelar sebagai rangkaian hari jadi ke-26 Kota Depok, Sabtu (17/5/2025).

Read More

“Untuk jumlah personel yang kita terjunkan pada hari ini sebanyak 79 personel, dari Polres dan Polsek dimana kita juga dibantu dari teman-teman Kodim 0508/Depok, dan Koramil. Alhamdulillah, yang terpenting bukan berapa personel penjagaan yang kita lakukan, tetapi, masyarakat sendiri yang turut serta menjaga dan mendukung kondusifitas selama kegiatan ini berlangsung dengan tertib, sehingga tidak ada gangguan kantibmas disini, demi kenyamanan,” terang Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar sarana hiburan bagi masyarakat Kota Depok, melainkan sarana silaturahmi dan edukasi dari sejumlah wilayah, dengan menghadirkan atau memperkenalkan budaya-budaya dari masing-masing daerah yang ada di seluruh Indonesia.

Diakui Abdul Waras, ini adalah tahun pertama ia menyaksikan keragaman budaya di Kota Depok, dimana dengan berbeda-beda budaya, yang ada di seluruh Indonesia, menunjukan bahwa masyarakat Kota Depok itu adalah masyarakat yang multi culture, namun masih bisa menjaga, melestarikan, dan menjunjung tinggi budaya warisan dari nenek moyang, ditengah perkembangan jaman.

Hal senada disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0508/Depok Kolonel Inf Iman Widhiarto. Menurut Iman, ia melihat Kota Depok adalah wujud dari miniatur Indonesia yang kaya akan budaya. Namun demikian, dengan semangat gotong royong dan saling tolong menolong, menjadi suatu kekuatan kebersamaan untuk mewujudkan Kota Depok yang nyaman, dan menyejukkan.

“Semangat kebersamaan ini menjadi energi yang positif, dan masyarakat Kota Depok bisa menularkan energi tersebut, sehingga menjadi kekuatan kebersamaan tanpa membedakan suku, agama, atau budaya,” kata Iman.

Ia berharap, kedepannya, masyarakat Kota Depok mempunyai rasa kebanggan karena menjadi bagian dari Kota Depok, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kota yang mereka tinggali. “Semoga dengan tumbuhnya rasa memiliki, kita bisa sama-sama menjaga keharmonisan antar warganya, menjaga kebersihan terhadap lingkungannya, disiplin tidak membuang sampah sembarangan, sehingga tercipta kerukunan, kebersihan, dengan rasa aman dan nyaman, dan merasa bangga menjadi warga Kota Depok, ” ucapnya.

Bukan hanya itu, kekompakkan Kapolres dan Dandim 0508/Depok tercermin saat menjawab pertanyaan “Satu kata untuk antusiasme masyarakat dan Lebaran Depok? Dengan spontan keduanya pun menjawab, “luar biasa”, ucap nya bersamaan.
Untuk diketahui, dalam kegiatan tersebut juga, Kapolres dan Dandim dinobatkan sebagai warga kehormatan.

Tanggapan Dandim terkait Ditunjuknya Yonhub TNI AD Jatijajar sebagai lokasi pembinaan karakter bagi siswa yang bermasalah,

Menanggapi ditunjuknya Yonhub TNI AD Jatijajar sebagai tempat pembinaan karakter bagi siswa bermasalah, Dandim menyampaikan bahwa hal itu sudah melalui proses yang sesuai.

“Barak militer yang ada di Yonhub Jatijajar, sudah dianggap mencukupi dalam menjawab keresahan pemerintah Kota Depok, untuk menangani para pelajar yang dianggap bermasalah. Sebab ini bukan hanya keresahan orangtua siswa saja yang merasa tidak mampu melakukan pembinaan terhadap siswa tersebut, sehingga sudah menjadi tanggungjawab kita bersama dengan pemerintah Kota Depok, sebagai upaya menyelamatkan anak bangsa,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *