Banjar, Media3.id – Terkait kabar beredar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar tak pernah memberikan bantuan kepada sekolah formal maupun non-formal. Kadis Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar Drs H. Kaswad angkat bicara, Senin, (18/02/2025).
Drs. H. Kaswad, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjar menuturkan, bahwa Dinas Pendidikan justru memberikan perhatian besar pada pendidikan non-formal.
“Kabar tersebut tidak benar kalau kami tidak memberikan bantuan. Kami justru memberikan bantuan kepada PAUD, TK. Bahkan, insentif guru PAUD di Kota Banjar ini terbesar di Priangan Timur.” Tegas H. Kaswad.
Lanjutnya, bahwa pihaknya juga memberikan perhatian pada komunitas baca seperti Ruang Baca Komunitas (RBK).
Dinas Pendidikan selalu mendukung kegiatan RBK.
Terkait tudingan bahwa Disdikbud Kota Banjar tidak pernah memberikan bantuan hibah selama 10 tahun, Kaswad membantah.
“Selama saya bertugas 3 tahun di sini, belum pernah ada pengajuan bantuan dari RBK. Kalau tidak ada pengajuan, bagaimana kami bisa memberikan bantuan?” jelasnya.
Kaswad menambahkan bahwa pihaknya justru melihat RBK mendapatkan bantuan dari Kementerian dan lembaga bahasa.
“Mungkin mereka punya anggaran sendiri sehingga tidak mengajukan bantuan ke kami,” tuturnya.
Sebelumnya, pendiri RBK, Sofian Munawar, mengaku bahwa yayasannya tidak pernah menerima bantuan anggaran dari Disdikbud selama 10 tahun.
“Sudah hampir 10 tahun kami berkiprah, namun belum pernah mendapatkan dukungan anggaran dari dinas,” ujar Sofian, Jumat (14/2/2025).
Pernyataan Sofian ini kemudian ditanggapi oleh Disdikbud Kota Banjar. Kaswad berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.
(Red)






