KARAWANG- SMPN 5 Karawang Barat Kabupaten Karawang, Jawa Barat merupakan salah satu sekolah SMPN yang akreditasinya A. Bahkan jumlah siswanya lebih kurang 1312 siswa. Hal ini membuktikan bahwa SMPN 5 Karawang Barat cukup tinggi diminati oleh orang tua siswa untuk menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut.
Walaupun siswanya banyak, ternyata gedung utama SMPN 5 Karawang Barat ini terkesan kurang perawatan hal ini dibuktikan dengan cat gedung yang sudah kusam dan dinding gedung mulai rontok hingga terlihat batu bata.
Dari data yang diterima redaksi, di tahun 2023 kepala sekolah SMPN 5 Karawang Barat menghabiskan anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah lebih kurang 133 juta rupiah dan di tahun 2024 menghabiskan anggaran untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah sebesar lebih kurang 148 juta rupiah namun sayangnya gedung utama SMPN 5 Karawang Barat ini seperti tak tersentuh.
Saat dikonfirmasi kepada kepala Sekolah SMPN Karawang Barat 2, Abdul Karim menjelaskan bahwa perawatan gedung utama bertingkat tersebut bukan tanggungjawab sekolah melainkan tanggungjawab Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Karawang. Bahkan kata dia, pihaknya telah mengajukan perawatan gedung pada tahun 2024 lalu ke Dinas PUPR namun belum ada kabar.
“Kita sudah mengajukan tahun 2024. Kalau realisasi tahun ini dikerjakan,” kata Abdul Karim, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (30/01/25).
Namun demikian kata dia, pihaknya berharap ajuan perehaban gedung utama yang sudah rusak dan kusam tersebut dapat terealisasi tahun ini “mudah-mudahan tahun ini realisasi,” ucapnya.
Diketahui SMPN 5 Karawang Barat ini terletak di kota Karawang bahkan tidak jauh dari Kedung pemerintah daerah Kabupaten Karawang dan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang Namun sayangnya gedung utama SMPN 5 Karawang Barat tersebut belum tersentuh Perawatan.
Wartawan: D H






