BSI Cabang Kota Banjar Grand Launching Kantor Baru

  • Whatsapp

BANJAR, Media3.id – Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kota Banjar, Jawa Barat telah resmi pindah ke jalan Jend  Pol. Hoegeng Imam Santoso Lingkungan Cimeyan, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, pada Rabu (04/12/2024)

 

Read More

Grand Launching BSI tersebut mengundang Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Cabang Tasikmalaya serta Pemerintah Kota Banjar.

 

Dendi Juandi, selaku perwakilan dari OJK Tasikmalaya menyebutkan bahwa penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mengalami peningkatan sebesar 22 persen atau meningkat dari Rp224 miliar menjadi 2,5 triliun yang didominasi tabungan.

 

“Sedangkan untuk rasio pembiayaan bermasalah atau NPF mengalami perbaikan yang sebelumnya 2,6 persen menjadi 1,86 persen,” tuturnya.

 

Berdasarkan survei literasi inklusi keuangan, menurut Dendi bahwa inklusi keuangan di Indonesia sudah mencapai 75 persen. Sehingga dari 10 orang di Indonesia, 7 orang sudah mempunyai akses keuangan dan 3 orang masih simpan tabungan secara mandiri, misalnya seperti di lemari atau celengan,” jelasnya.

 

Kemudian, Dendi juga mengungkapkan bahwa inklusi keuangan untuk syariahnya masih kecil, yaitu 12 persen. Setiap tahun OJK bersama Pemda melalui kolaborasi tim percepatan akses keuangan Daerah, dimana setiap tahunnya mendorong masyarakat untuk menggunakan produk-produk syariah.

 

“Hal ini merupakan tantangan buat perbankan syariah termasuk BSI untuk meningkatkan literasi inklusi keuangan yang legal,” ucapnya.

 

Kemudian, Dendi juga berharap agar BSI memberikan kontribusi yang nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendukung para pelaku UMKM lokal serta membantu mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

 

“Untuk memperkuat ekosistem keuangan syariah di Kota Banjar dan wilayah Priangan Timur, kami berharap BSI dapat terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik, pemberdayaan masyarakat serta bersinergi dengan berbagai pihak,” urainya.

Sementara itu, Kepala BSI Banjar, Ricky Akbar menjelaskan bahwa Bank Syariah Indonesia (BSI) merupakan hasil merger dari tiga bank syariah BUMN, yaitu, PT Bank BRI Syariah Tbk (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan PT Bank BNI Syariah (BNIS)

 

Bank Syariah Indonesia didirikan pada 1 Februari tahun 2021 dan hadir di Kota Banjar untuk meningkatkan potensi UMKM yang ada di Kota Banjar.

 

“Sejak pertama kali kami berdiri Rp250 triliun, alhamdulillah pada saat itu kita di posisi nomor 7 nasional. Hari ini kita sudah mendekati di angka Rp400 triliun. Jadi menjelang bulan desember ini kita harus memiliki aset sampai dengan Rp400 triliun, sehingga kita bisa di posisi nomor 5 nasional,” ucapnya.

 

Kemudian, Ricky juga bersukur karena sudah bisa memberikan kontribusi untuk negara ini dari zakat. Jadi menurutnya selain pajak mungkin satu-satunya bank yang bisa memberikan zakat cukup besar untuk negeri ini adalah BNI

 

“Di tahun 2023 kita menyalurkan zakat kurang lebih sekitar 222 miliar, yang ini juga akan kami salurkan kembali kepada yang membutuhkan. Jadi ketika bapak dan ibu menjadi nasabah BSI di dalamnya juga memberikan kontribusi data kepada umat, mungkin inilah perbedaan dengan bank yang lain,” tutupnya.

 

(Red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *