Banjar, Media3.id – Warga Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat tiba-tiba dikagetkan dengan hilangnya mesin pipa dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di rumah mereka. Senin, (8/07/2024).
Dengan hilangnya meteran air. Warga merasa geram dan tak percaya dengan apa yang mereka alami.
Salah satu warga, Osep Mintarso, menjadi saksi awal dari peristiwa yang menggegerkan ini. Osep mendapati meteran mesin pipa di rumahnya hilang,
“Saya kira mesin meteran air dicuri. Lalu saya melaporkan insiden tersebut kepada pihak PDAM di Situbatu. Eh ternyata kata Pihak PDAM justru membuatnya saya kaget, dan kesal.” Jelas osep.
Lanjut Osep, Mesin pipa tersebut ternyata diambil oleh PDAM karena keterlambatan pembayaran tagihan. Ternyata, bukan satu yang meteran air di buka paksa. Sejumlah warga Neglasari juga mengalami hal yang sama.
“Katanya Mesin meteran air yang hilang dari rumah mereka ternyata disita oleh PDAM dengan alasan tunggakan pembayaran.” Kata Osep.
Warga yang terdampak merasa kebijakan ini sangat merugikan dan dilakukan tanpa sosialisasi terlebih dahulu.
Azis, salah satu warga yang juga kehilangan mesin pipanya, menyuarakan kekesalannya.
“Mesin pipa hilang, kami jadi tidak bisa mandi, mencuci, air tidak ada sama sekali. Ini sangat mengganggu kehidupan sehari-hari,” keluhnya.
Warga menuntut PDAM untuk memperbaiki komunikasi dan memberikan pemberitahuan terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan yang merugikan. “Harusnya ada konfirmasi dulu, biar tidak mengejutkan,” tambah Osep.
Peristiwa ini memicu perhatian luas dan meningkatkan tekanan pada PDAM untuk segera memberikan penjelasan resmi.
Warga Neglasari menanti tanggapan dan solusi dari PDAM agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
(Sep)






