Pembinaan ‘Komunitas Bintang’, Dinsos Kota Depok Libatkan Kemensos, BNN dan Dinkes

  • Whatsapp

DEPOK (Jawa Barat), media3.id – Bertempat di Gedung Aula Perpustakaan Balai Kota Depok, Jalan Raya Margonda Pancoran Mas Kota Depok, Dinas Sosial Kota Depok melalui Bidang Rehabilatsi Sosial (Rehsos) Dinas Sosial Kota Depok bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok, dan Dinas Kesehatan Kota Depok, menggelar bimbingan fisik, mental, spiritual dan sosial, untuk anak jalanan yang tergabung dalam Komunitas Bintang. Kegiatan terebut bertujuan untuk memberikan pemahaman dan edukasi terkait psychososial, kesehatan (Sistem Reproduksi), edukasi penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) serta edukasi lainnya, Kamis (27/6/2024).

 

Read More

Dibuka oleh Sekretaris Dinas (Sekdis) Sosial Kota Depok Rina Fithriani Bahar, dalam kegiatan bimbingan sosial ini dihadiri pula Kepala Bidang Rehsos Dinas Sosial Kota Depok Yaty Sumiaty, dengan menghadirkan beberapa narasumber diantaranya dari Direktorat Anak Kementrian Sosial Hasrifah Musa, Ni Nyoman Rusmiati dari BNN Kota Depok, dan mewakili Dinas Kesehatan Kota Depok Teti Erikawati.

 

Sekdis Sosial Kota Depok Rina Fithriani Bahar berharap, melalui kegiatan seperti ini agar para anak jalanan khususnya yang terdata di Komunitas Bintang ini, bisa lebih baik lagi kedepannya, dengan catatan tidak meninggalkan pendidikan baik formal, maupun non formal. Karena pendidikan itu bukan karena ijazah nya, tapi kapasitas personalnya, dan mungkin dari sekolah itu (terlebih dengan kejuruannya), mereka bisa berbuat sesuatu yang mungkin akan menunjang kehidupannya. “Cukup mereka sendiri aja dulu, lalu kemudian orang tua dan keluarganya,” kata Rina.

 

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa dengan kegiatan ini adalah salah satu wujud kepedulian pemerintah Kota Depok terhadap tumbuh kembang anak, terutama anak jalanan atau anak terlantar, karena langkah mereka masih panjang, sementara dunia jalanan rentan dengan hal yang negatif, tandasnya.

 

Masih kata Rina, hal ini juga tak lepas dari kerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok, dimana merupakan kewenangan mereka.

 

Ia pun berpesan agar melalui kegiatan ini, para anak-anak yang ada di komunitas yang merupakan binaan dari Dinas Sosial Kota Depok ini, agar jangan sampai meninggalkan sekolah. Karena dengan sekolah, mereka (anak Komunitas Bintang) bisa mendapat akses ilmu pengetahuan yang dapat mereka kembangkan di masa yang akan datang.

 

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Rehsos Dinas Sosial Kota Depok Yaty Sumiaty menambahkan bahwa melalui kegiatan ini anak-anak Komunitas Bintang bisa menambah wawasan baik itu bahaya NAPZA untuk kesehatan, menambah kepercayaan diri, memiliki cita-cita, mengembangkan diri dan lain sebagainya.

 

Melalui Dinas Sosial Kota Depok juga mereka akan selalu mendapat pembinaan-pembinaan, agar kehidupan mereka menjadi lebih baik kedepannya, tambah Yaty.

 

Yaty melanjutkan, Dinas Sosial Kota Depok akan terus berkolaborasi dan bekerjasama dengan dinas-dinas yang lain seperti Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporyata), Dinas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta stakeholder terkait, agar hak sipil mereka bisa terpenuhi.

 

“Kedepannya, kami juga akan berkolaborasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dimana bukan hanya kebutuhan jasmani saja yang mereka dapat, tetapi juga kebutuhan rohaninya agar para anak ini menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” ucap Yaty.

 

Kemensos Apresiasi Pembinaan Yang Dilakukan Dinsos Kota Depok

 

Sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Direktorat Anak Kementrian Sosial Hasrifah Musa, memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial Kota Depok yang telah melakukan pembinaan terhadap anak jalanan yang tergabung dalam Komunitas Bintang.

 

“Saya mengapresiasi atas pembinaan anak jalanan yang telah dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Depok melalui kegiatan ini. Jika kegiatan ini dilakukan oleh dinas dan berkolaborasi dengan dinas yang lain dengan melibatkan lembaga atau stakeholder terkait, tentu akan lebih bagus penyampaian informasi nya. Semoga kedepannya kegiatan ini bisa terus ditingkatkan, sebagai langkah pembinaan serta wujud perhatian kita terhadap tumbuh kembang anak,” ungkap Asrifah.

 

Asrifah menuturkan, di era tekhnologi yang cukup pesat dewasa ini, kita sebagai pegiat sosial, keluarga dan orang-orang terdekat mereka harus bisa meningkatkan filter atas akses informasi yang mereka dapatkan. Hal ini cukup penting dimana terbukanya akses informasi yang didapat, bisa mempengaruhi perilaku dan tumbuh kembangnya anak. Namun demikian melalui kegiatan seperti ini, mereka diharapkan agar lebih bijak dan bisa mengambil sisi positifnya atas perkembangan teknologi dan informasi tersebut.

 

Edukasi BNN Terhadap Komunitas Bintang

 

Dalam kegiatan ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok melalui Penyuluh Narkoba Anak Muda Ni Nyoman Rusmiati, turut ambil bagian dalam memberikan informasi dan edukasi terkait bahaya NAPZA terhadap anak-anak yang tergabung dalam Komunitas Bintang. Selain itu, ia juga memaparkan dampak negatif NAPZA bagi pengguna dan lingkungan sekitarnya, serta dampak hukumnya.

 

“Salah satu faktor yang paling banyak mereka yang menggunakan narkoba adalah ketidakmampuan mereka untuk menolak ajakan teman,” ungkap Nyoman.

 

Untuk itu, melalui kegiatan ini Nyoman pun berbagi tips mudah dan sederhana agar anak-anak di Komunitas Bintang ini mampu menolak ajakan tanpa menyinggung yang mengajak.

 

Yang terpenting kata Nyoman, anak-anak Komunitas Bintang itu diberi pemahaman agar mereka dapat mencintai diri mereka sendiri. “Karena kalau mereka tidak mencintai diri mereka sendiri, maka tips yang lain pun akan tidak ada gunanya ,” tandasnya.

 

(Ardhie)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *