Jadi Leading Sektor, Dinsos Kota Depok Wacanakan RKAI Jadi UPTD

  • Whatsapp

DEPOK (Jawa Barat), media3.id – Dengan diluncurkannya Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI) oleh Pemerintah Kota Depok melalui Wali Kota Depok Supian Suri di Aula Gedung Perpustakaan, Balaikota Depok, Jalan Raya Margonda, Pancoran Mas Kota Depok, Kamis (24/7/2025), Kepala Dinas Sosial Kota Depok Devi Maryori menyampaikan tanggapannya.

Ditemui usai kegiatan tersebut, ia menyampaikan bahwa hal ini merupakan salah satu program kerja unggulan Wali Kota Depok Supian Suri dalam janji kampanyenya.

Read More

“Dengan direalisasikannya peluncuran RKAI sebagai wadah kreatif anak istimewa, ini adalah bagian dari visi dan misi dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) lima Tahun kedepan, sesuai dengan janji kampanye Wali Kota Depok Supian Suri dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang inklusi,” terang Devi.

Ia juga menambahkan, Sebagai leading sektor anak-anak disabilitas, Dinas Sosial Kota Depok mendapat amanah untuk mengawal pembentukan RKAI.

“Dalam pelaksanaanya, kami juga melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti dengan Dinas Kesehatan, kami melakukan pelayanan kesehatan, dengan bekerjasama dengan organisasi profesi yang ada di Dinas Kesehatan, serta rumah sakit rujukan. Demikian juga untuk mengisi muatan pelatihan-pelatihan di RKAI, kami berkolaborasi dengan dinas lainnya sebagai peningkatan kapasitas anak-anakistimewa ini” papar Devi.

Kedepannya, ia berencana untuk menjadikan RKAI ini menjadi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dari Dinas Sosial Kota Depok. “Ini sedang di proses baik administrasi maupun perijinannya,” tandasnya.

Untuk tempat definitif di Eks SDN 1 Pondok Cina, Devi juga memaparkan bahwa Dinas Sosial diamanahkan untuk mengurus persyaratan awal membuat Detail Engineering Design (DED) atau Rancangan Teknik Terperinci dan kita sedang mempersiapkan persyaratan nya, dengan bekerjasama dengan Dinas Perumahan dan Pemukiman, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Kami juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan mendapat respon yang positif, dimana kami juga nantinya akan memberikan pembinaan terhadap disabilitas dewasa, terutama bagi mereka yang memiliki potensi dalam bidang olahraga,” tutur Devi.

Sampai saat ini, Dinas Sosial Kota Depok mencatat sebanyak 29 orang yang sudah terekrut dan ditempatkan diberbagai pelatihan sesuai dengan potensi atau bakat yang mereka miliki. “Ke 29 orang ini telah memenuhi berbagai persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Dinas Sosial Kota Depok, namun demikian, kami masih akan membuka pendaftaran sampai kuota terpenuhi, menyesuaikan dengan anggaran yang dimiliki oleh dinas masing-masing,” sambungnya.

(Ardhie)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *