Gibas Cinta Damai Desak Pemda Karawang Perhatikan Keluarga Alm Cicih Bin Itang

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id – Sekjen Ormas Gibas Cinta Damai Resort Karawang Samsudin KMD menyoroti soal dugaan lambatnya perhatian Pemda Karawang terhadap kasus yang menimpa Cicih Binti Itang (16) warga Desa Srikamulyan Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang yang loncat dari lantai 5 rumah majikannya di Karawaci kota Tangerang.

 

Read More

Samsudin menduga Pemda Karawang dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dan Dinas Sosial Kabupaten Karawang terkesan cuek karena Sejak Alm Cicih di rawat di rumah sakit Umum Kota Tangerang selama 8 hari, tidak ada satupun perwakilan dari Disnakertrans dan Dinas sosial datang untuk menjenguk Cicih. Padahal kasus yang menimpa Cicih menjadi perhatian serius Pemkot Tangerang.

 

“Saya menduga Pemda Karawang dalam hal ini Disnakertrans dan Dinas Sosial terkesan cuek atas musibah yang menimpa Cicih binti itang di Tangerang, padahal kasus yang dialami Cicih menjadi perhatian serius Pemkot Tangerang,” kata Samsudin kepada media, Rabu (12/06/24).

 

Bahkan kata Samsudin, semestinya Pemda Karawang memperhatikan Cicih karena walau bagaimanapun juga ia merupakan warga kabupaten Karawang yang berhak mendapatkan perhatian.

 

Alm Cicih kan warga Karawang, semestinya mendapat perhatian serius dari Pemda Karawang dalam hal ini Disnakertrans dan Dinas Sosial,” jelasnya.

 

Samsudin merasa kaget bahwa Disnakertrans Karawang baru tahu bahwa Cicih warga Karawang pada hari Rabu (05) tapi kenapa tidak ada satupun perwalian dari Disnaker datang dan Dinas Sosial Datang ke rumah duka, padahal Alm Cicih dikebumikan pada hari Kamis (06) di Desa Srikamulyan.

 

Bahkan kata dia, Ormas Gibas Cinta Damai berencana akan melakukan audiensi ke Disnaker Karawang untuk menanyakan sejauh mana perhatiannya kepada kasus yang dialami Cicih.

 

Yang tentu dalam hal ini Gibas Cinta Damai Resort Karawang akan melakukan audiensi ke Disnakertrans Karawang. “insyaallah kita akan audiensi ke Disnakertrans, karena dikhawatirkan masih ada Cicih-cicih lain yang nasibnya hampir sama.

 

“Saya khawatir masih ada Cicih- yang lain yang nasibnya serupa,” pungkasnya.

(Dahman)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *