BANDUNG. MEDIA3.ID,- KONI Jawa Barat sedang bergerak cepat dan tidak mau berleha-leha, cabang olahraga judo memulai segera sentralisasi Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON IXX 2024 pada Rabu (14/1/2024).
“Begitu sudah ada sinyal dari KONI Jabar untuk melaksanakan sentralisasi Pelatda, kami langsung panggil atlet latihan,”Menurut Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jawa Barat, Arnold Silalahi.
Arnol menyebutkan, selama pelaksanaan Pelatda, atlet akan menginap di Mess prestasi KONI Jabar Jalan Pajajaran Bandung. Sehingga tempat latihan lebih dekat dengan penginapan dan tidak mengganggu latihan para atlet putra dan putri yang tergabung dalam Pelatda PON XXI tahun 2024 Sumut-Aceh.
Disebutkan juga bahwa atlet judo Jawa Barat 70 persennya adalah atlet muda yang akan turun pada PON XXI di Sumut-Aceh tahun ini. Usai perburuan poin akhir pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 8-12 Oktober Piala KASAD Jakarta tahun 2023 lalu, para pejudo muda Jabar ini terus melakukan latihan secara mandiri.
Kondisi atlet baik putra atau pun putri kata Arnold saat memasuki Pelatda sangat baik dan fit.
“Semua atlet kondisinya baik dan fit. Saya bersyukur anak-anak dapat menjaga kondisinya dengan baik dan prima. Sekarang tinggal mereka meningkatkan performance dan tehnis serta penguatan mental. Mudah-mudahan atlet kami dapat menjalankan Pelatda ini dengan baik,”kata Arnold.

Disinggung soal makan dan minum para atlet selama pelaksanaan Pelatda PON XXI di mess Prestasi, menurut Sekretaris Umum Pengprov (PJSI) Jawa Barat menegaskan diserahkan sepenuhnya pada KONI Jabar.
“Kami serahkan makan dan minum seluruh atlet atau pun para pelatih kami kepada KONI Jabar. Kami tidak mau ambil pusing mengurusi hal-hal yang tidak bisa kami lakukan. Biar kami juga lebih konsen dan para atlet lebih serius menjalani latihannya,”kata Arnold.
Untuk target medali emas di PON XXI Sumut-Aceh 2024, Arnold mengatakan tidak jauh beda ketika di PON Papua tahun 2021 lalu.
“Di Papua kami cabor judo dapat 4 medali emas. Ya mudah-mudahan target minimal kami sama dengan di Papua lalu. Maksimalnya kita lihat saja nanti,” ujarnya.
Bagaimana dengan rencana try-out ? “Kami rencanakan untuk try-out ke Korea. Karena selama ini tingkat keberhasilan TC yang dilakukan di Korea sangat besar manfaatnya buat para atlet,”ucap Arnold.
Ditulis oleh Rizqita Anugrah Putri, mahasiswi UPI Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga






