KARAWANG, media3.id- Sekolah SMKN 1 Jayakerta Kabupaten Karawang terus berupaya dan memantau siswanya supaya tidak terlibat dalam mengkonsumsi obat-obatan terlarang yang kini menjadi momok yang menakutkan bagi orang tua siswa karena dapat merusak masa depan anak.
Saat diwawancarai bagian guru Bimbingan Penyuluhan (BP) SMKN 1 Jayakerta menjelaskan ada beberapa upaya yang dilakukan guna mencegah siswanya terlibat dalam mengkonsumsi obat-obatan terlarang.
Adapun upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah yang pertama memantau tempat tongkrongan siswa yang dianggap masuk dalam zona peredaran obat-obatan terlarang baik siswa asal dari wilayah tersebut maupun luar wilayah.
“Yang pertama kita memantau zona yang dianggap rawan, di zona tersebut pasti muncul siswanya yang asalnya dari situ juga,” kata Hendra Juniaryo guru BP SMKN 1 Jayakerta di ruangan kerjanya kepada wartawan media3.id, Senin (20/05/24).
Selain itu pihak sekolah terus berupaya memantau tempat tongkrongan Siwa dan mengingatkan semua siswa terutama yang terindikasi mengkonsumsi obat-obatan terlarang untuk dinasehati agar tidak terjerumus mengkonsumsi obat-obatan terlarang.
“Dari segi pemantauan diekstrakan, terus cari tahu kalau malam nongkrongnya di mana? dan pendekatannya sering kita panggil bila siswa terindikasi mengkonsumsi obat-obatan terlarang,” jelasnya.
Karena menurutnya siswa yang mengkonsumsi obat-obatan terlarang dan siswa yang tidak mengkonsumsi, terlihat di mimik wajahnya mulai dari mata dan lidahnya. “Dari segi mimiknya anak pemakai dan anak bukan pemakai ketahuan dari mata, dari lidah,” kata dia.
Selain itu kata dia guru BP atau pihak sekolah selalu berkoordinasi dengan orang tua siswa baik melalui WhatsApp group orang tua siswa maupun secara pribadi bila ada dugaan siswa agar selalu mengontrol anaknya.
“Yang jelas kita selalu koordinasi dengan orang tua siswa baik melalui WhatsApp group maupun secara pribadi untuk mengingatkan agar selalu mengontrol anaknya,” pungkasnya.
Reporter: Daman Huri






