KARAWANG, Media3.id – Salah satu Panitia Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) SMKN Jayakerta, Kabupaten Karawang mengaku tugasnya sebagai panitia SPMB merupakan tugas tambahan guru sehingga tidak ada anggaran untuk biaya SPMB tahun ajaran 2025-2026.
Hal itu disampaikan oleh Yelvi guru SMKN 1 Jayakerta yang kini dilibatkan dalam panitia SPMB tahun ajaran 2025-2026.
Saat di wawancara, Yelvi mengatakan bahwa SMKN 1 Jayakerta tidak ada anggaran untuk biaya SPMB.
Karena menurutnya tugas menjadi panitia SPMB merupakan tugas pokok dari seorang guru sehingga tidak ada anggaran yang dikeluarkan oleh sekolah.
“Tidak ada, karena kita sudah termasuk tugas tugas tambahan, tugas pokok kita sebagai guru jadi tidak ada anggaran,” kata Yelvi panitia SPMB SMKN 1 Jayakerta
Bahkan kata dia, pihak sekolah pun tidak menganggarkan biaya untuk pembuatan spanduk hal ini dibuktikan dengan tidak adanya spanduk SPMB yang biasa dipampang di sekolah sebagai informasi. Dan pendaftar tidak dipungut biaya alias gratis
“Bahkan spanduk pun sekarang tidak boleh, terus anak-anak pun daftar kesini gratis” pungkasnya.
Diketahui SMKN 1 Jayakerta mendapatkan kuota penerimaan peserta didik baru sebanyak 288 melalui dua tahap. Tahap 1 dan tahap 2
Untuk tahap satu lebih kurang 331 pendaftar, sedangkan kuota tahap satu hanya 187 siswa. Dari 287 siswa yang diterima, ada dua siswa yang mengundurkan diri.
Reporter: D H






