Ada Apa Dengan Rengasdengklok, diduga Masih Banyak Desa Yang Belum di Monev Dana Desa

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id – Walaupun masuk dalam tim monitor dan evaluasi (Monev) Dana Desa namun Kasi Pemerintahan (Kasipem) Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, baru dua desa yang ikut dalam monev Dana Desa tahap pertama.

 

Read More

Rhoma Kasipem Kecamatan Rengasdengklok mengaku baru dua desa yang ia tahu desa yang sudah di monev pembangunan fisik yang bersumber dari dana desa tahap satu walaupun realisasi sudah beberapa bulan yang lalu diterima oleh pemerintah desa yang ada di kecamatan Rengasdengklok.

 

Adapun dua desa ia monev bersama kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) kecamatan Rengasdengklok yaitu Desa Rengasdengklok Selatan dan Desa Kertasari, selebihnya ia belum tahu desa mana saja yang sudah di monev oleh kasi PMD.

 

Rhoma menjelaskan bahwa Kasipem masuk dalam tim evaluasi tapi di PMD, sedangkan di surat tugas bahwa Kasipem masuk dalam anggota.

 

“Kita masuk tim evaluasi tapi itu di PMD, Di surat tugas masuk anggota,” kata Rhoma Kasipem Kecamatan Rengasdengklok kepada wartawan, Senin (13/05/24).

 

Sepengetahuannya yang ia ikut dalam monev pembangunan fisik dana desa baru ada dua desa yaitu desa Rengasdengklok Selatan dan desa Kertasari. Namun tidak menutup kemungkinan kasi PMD telah melakukan monev di desa lain.

 

“Desa Rengasdengklok Selatan sudah dan Kertasari. Ada lagi tapi saya enggak ikut. Enggak tahu berapa desanya,” tuturnya

 

“Desa lain kayaknya ada, cuma Bu Rini (Kasi PMD) yang tahu datanya,” jelasnya.

 

Ia pun tidak tahu apa yang menjadi alasan pembangunan yang bersumber dari dana desa tahap 1 belum di monev semua namun kata dia masih ada pembangunan fisik yang belum selesai

 

“Saya enggak tahu alasannya apa, tapi rata-rata sudah semua tapi pembangunan fisiknya belum 100%,” tuturnya.

 

Dari dua desa yang sudah di monev yaitu desa Rengasdengklok selatan dan desa Kertasari tidak ada kekurangan tapi rata-rata terdapat kelebihan pembangunan fisik “Hasil monev sesuai semua bahkan ada yang lebih. Rata-rata lebih sih,” pungkasnya.

 

Laporan: DH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *