Tumpukan Tanah Hasil Normalisasi Irigasi Menghambat Arus Lalulintas ke Pantai Sedaei

  • Whatsapp

KARAWANG, media3.id – Normalisasi irigasi di desa Srikamulyan, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang disambut baik oleh petani. Namun di sisi lain dampak normalisasi irigasi tersebut dikeluhkan pengguna jalan dan pengelola pantai sedari Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang.

 

Read More

Pasalnya tanah pengerukan normalisasi tersebut dibuang ke bahu jalan dan badan jalan sehingga terjadi penyempitan.

 

Diketahui tanah yang diangkat dari irigasi ke bahu dan badan jalan tersebut merupakan tanah lumpur. Selain terjadi penyempitan jalan, diduga rawan kecelakaan apalagi bila diguyur hujan.

 

Seperti yang disampaikan Agus Sumarno direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) selaku mengelola Pantai Sedari mengatakan semestinya tanah atau lumpur hasil dari normalisasi irigasi tersebut jangan dibuang ke bahu jalan apalagi badan jalan dikarenakan akan terjadi penyempitan jalan.

 

Bahkan Agus mengatakan hasil tanah normalisasi yang dibuang ke bahu dan badan jalan akan berdampak pada kemacetan lalulintas karena hanya dapat dilalui satu jalur sehingga pengunjung yang akan berwisata ke pantai sedari akan terhambat.

 

“hasil buangan normalisasi saluran akan berdampak pada pengunjung yg akan liburan,” kata Agus kepada wartawan, Selasa (26/11/23).

 

Agus menyarankan kepada pemerintah daerah, semestinya normalisasi dilakukan jauh-jauh hari sebelum hari libur natal dan tahun baru, kalaupun dilakukan sekarang, semestinya tanah hasil dari normalisasi irigasi tersebut jangan dibuang ke bahu jalan dan badan jalan melainkan diangkut menggunakan mobil Dum Truck.

 

“seharusnya Pemda Karawang dalam hal ini Dinas PUPR tidak melakukan kegiatan diakhir tahun, kalaupun melakukan kegiatan mestinya tanah hasil normalisasi diangkut menggunakan mobil Dum Truck agar tidak menggangu pengguna jalan.

 

Reporter: D H

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *