KARAWANG, Media3.id- Ade Setiawan Camat Kutawaluya, Kabupaten Karawang diduga Usir wartawan pada saat PT Pertamina EP mengadakan sosialisasi survei seismik 3D Kepuh – PT Pertamina EP di aula kantor Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jumat (27/10/23).
Dugaan pengusiran wartawan oleh Camat Kutawaluya berawal pada saat wartawan memasuki ruangan Aula dan duduk sambil mendengarkan paparan dari perwakilan PT Pertamina EP memaparkan isi materi sosialisasi survei seismik 3D Kepuh – PT Pertamina.
Namun baru saya duduk dibarisan belakang, Camat Kutawaluya langsung memanggil Romli sekertaris Camat Kutawaluya dan berbisik, tidak lama kemudian Romli menghampiri wartawan dan meminta keluar dari ruangan aula kecamatan Kutawaluya.
Saat dikonfirmasi alasan apa yang membuat camat Kutawaluya soal dugaan pengusiran wartawan di acara sosialisasi sosialisasi survei seismik 3D Kepuh – PT Pertamina EP di aula kantor kecamatan Kutawaluya.
Romli tidak menjelaskan apa yang menjadi alasan camat Kutawaluya melalui dirinya diduga mengusir wartawan, namun demikian kata dia acara tersebut merupakan acara Pertamina yang mengadakan.
“Inimah Pertamina yang ngadainya ngundang 3 Desa. Jadi Pertamina yang ngadain,” kata Romli kepada wartawan, Jumat (27/10/23).
Dari 3 desa tersebut yang di undang yaitu Desa Kutaraja, Desa Sindangmukti dan Desa Sindangsari. masing-masing desa diwakili 4 orang salah satunya kepala desa dan tokoh masyarakat.
Soal dugaan pengusiran wartawan oleh camat Kutawaluya, Romli menyarankan agar konfirmasi langsung ke PT Pertamina.
“Untuk hal ini silahkan konfirmasi ke Pertamina, kalau diskusimah enggak apa-apa,” jelasnya.
Saat dikonfirmasi ke pihak Pertamina Arif salah satu asisten narasumber menjelaskan bahwa acara sosialisasi survei seismik 3D Kepuh – PT Pertamina EP. menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bebas bagi wartawan yang mau meliput tidak ada larangan.
“Acara ini bebas dan wartawan juga boleh meliput,” kata Arif salah satu asisten dari narasumber sosialisasi survei seismik 3D Kepuh – PT Pertamina, Jumat (27/10/23).
Reporter: Daman Huri






