Geger Geden, PWI Minta Doktor Sulistyowati Hentikan Fitnah Terhadap Pers 

  • Whatsapp

 

Ketua PWI Kudus Saiful Annas (tengah) dan Sekretaris Ali Bustomi (pegang microphone). (Foto: dok. PWI Kudus)

Read More

KUDUS (Jateng), media3.id- Organisasi profesi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus menuntut Wakil Rektor (WR) 1 nonaktif, Universitas Muria Kudus (UMK), Sulistyowati untuk meminta maaf secara terbuka. Desakan itu terkait beredarnya penyataan yang diduga dilakukan Sulistyowati di grup What’s App (WA) civitas akademika UMK, yang dianggap merendahkan PWI Kudus.

 

Surat tuntutan maaf disampaikan Ketua PWI Kudus Saiful Annas secara langsung kepada Rektor UMK, Prof. Darsono, dalam audensi yang digelar di Ruang Seminar UMK, Senin (12/6/2023). Dalam kesempatan tersebut, hadir juga seluruh anggota PWI Kudus.

 

“Selain tidak berdasar, pernyataan WR 1 nonaktif Sulistyowati tersebut juga bersifat hoaks. Jika dalam jangka waktu 3×24 jam permintaan ini tidak segera ditindaklanjuti, kami akan menempuh langkah selanjutnya,” tandas Annas.

 

Adapun pernyataan yang diduga dikeluarkan Sulistyowati yang dimaksud, yakni WR 1 nonaktif tersebut menyatakan, Ketua PWI Saiful Annas telah menemui dirinya pada hari Kamis dan Jumat pekan lalu. Annas disebut meminta maaf kepadanya, setelah dia menyatakan akan menuntut secara hukum.

 

Dalam pernyataan di grup WA yang diduga dilakukan Sulistyowati tersebut, menyebutkan bahwa pemberitaan yang dibuat oleh anggota PWI Kudus dinilai hoaks dan syarat kepentingan politik.

 

Menanggapi hal tersebut, Rektor UMK Prof Darsono menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti surat dari PWI Kabupaten Kudus. Apalagi saat ini, katanya, Yayasan Pembina UMK juga tengah melakukan proses investigasi terkait persoalan Sulistyowati.

Pernyataan Doktor Sulistyowati dalam whatsapp group (WAG) yang dinilai melecehkan pewarta di Kabupaten Kudus.

“Kami mengucapkan terima kasih dan akan segera menindaklajuti surat ini dengan menyampaikan ke yang bersangkutan,” ujar Darsono dalam audiensi.

 

Sementara itu, Sulistyowati memberikan komentar terkait dirinya yang diduga melontarkan pernyataan yang menyebutkan Ketua PWI Kudus meminta maaf kepadanya, dia hanya menjawab menyerahkan persoalan ini pada kuasa hukumnya.

 

“Semua akan ada konfirmasi dari kuasa hukum saya,” ujar Sulistyowati singkat.

•(Shaleh Rudianto)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *