Dinkes Sleman Kehabisan Vaksin Booster Saat Kasus Covid Cenderung Naik

  • Whatsapp

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr. Khamidah Yuliati, saat diwawancarai pewarta. (Foto: Rudi)

SLEMAN (DIY), media3.id- Situasi kasus Covid-19 di Sleman terpantau naik turun saat ini, namun trennya cenderung naik. Di saat yang bersamaan, ketersediaan vaksin Covid-19 yang dibutuhkan justru tidak tersedia.

Read More

 

“Tapi vaksinnya enggak ada, jadi ya kami enggak bisa melakukan vaksin. Dari pusat itu enggak adanya. Vaksin tidak ada itu dari pusat, jadi kami kan dapatnya dari DIY. Kalau DIY enggak dapat dari pusat ya kami enggak dapat,” ungkap Khamidah Yuliati, Sabtu (15/4/2023).

 

Wanita yang menjabat Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Sleman ini mengatakan rata-rata kasus harian Covid-19 di Kabupaten Sleman mencapai 9-10 kasus per harinya.

Suasana pelaksanaan vaksinasi Covid 19 di Sleman City Hall oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Badan Intelejen Negara beberapa waktu silam. (Foto: Rudi)

Dikatakannya pula, terakhir pasokan vaksin datang ke Sleman pada April 2023 sejumlah 28 vial. Bila satu vial dapat digunakan 6-8 dosis untuk booster, maka jumlah itu hanya mampu mencakup sekitar 168 – 224 dosis saja. Sementara jatah vaksin tersebut selanjutnya dialokasikan ke calon jemaah haji yang berjumlah 80 orang calhaj. Sisanya ludes didistribusikan ke Biddokkes dan Puskesmas di Sleman.

 

“Dengan mengingat tren peningkatan kasus yang terjadi saat ini, kami imbau masyarakat meningkatkan imunitas tubuh dengan pola hidup bersih dan sehat. Antara lain dengan acara mengelola stres, mengkonsumsi makanan bergizi, gerak fisik yang cukup dan disiplin menerapkan Cita Mas Jajar [cuCi Tangan-pakai Masker-Jaga Jarak). Yang paling penting itu pakai masker. Tapi sekarang saya lihat banyak orang yang tidak bermasker,” tandasnya.

 

•(Shaleh Rudianto)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *