Mengaku Tidak Diperhatikan, Warga Akan Tutup Akses Jalan Ke Jalupang

  • Whatsapp

 

 

Read More

KARAWANG, media3.id- Dian Nugraha salah satu pemuda asal kecamatan Kotabaru Kabupaten Karawang merasa sangat dirugikan dengan adanya Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Jalupang yang kini telah menggunung

 

Dian Nugraha mengatakan masyarakat yang kena dampak polusi udara dari tumpukan sampah merasa sangat dirugikan karena tidak ada jaminan apapun dari pengelola sampah yang yang kini tumpukan sampah telah menggunung yang berdampak pada pencemaran udara.

 

“Masalah Jalupang Masyarakat sangat dirugikan dengan aktivitas yang ada karena tidak sesuai dan tidak ada jaminan apapun dari pihak pengelola,” kata Dian di Kantor Bupati Karawang, Senin (16/01/22).

 

Dikatakan olehnya bahwa warga sekitarnya yang terdampak polusi dari pembuangan akhir sampah di Jalupang semestinya mendapatkan perhatian serius seperti yang terjadi di Bantar gebang Bekasi, Jawa Barat mendapatkan jaminan kesehatan, uang kompensasi dan makanan tambahan 4 sehat 5 sempurna

 

“Yang diharapkan seperti di Bantar Gebang, jaminan kesehatan ada, terus 4 sehat 5 sempurnanya juga ada,” jelasnya.

 

“Jadi wajar selama 20 tahun kebelakang dan pada jaman pandemi covid-19 itu kasus tertinggi di kecamatan kota baru karena sudah terkontaminasi dengan keadaan baunya itu, polusi ketika kebakarannya selama setengah tahun gak padam-padam. Apalagi kemarin hujan dan sekarang ditimpa dengan musim kemarau takutnyakan kebakaran lagi karena mengandung zat metan” ungkapnya.

 

Dikatakan olehnya bahwa di Jalupang pernah dibangun alat pembakaran sampah (incinerator) namun kini alat tersebut belum pernah dipakai, bahkan kini sudah menjadi sampah.

 

“Incinerator saja sudah hancur jadi sampah, itukan belum pernah operasi isolator,” tuturnya.

 

Namun demikian bila masyarakat yang terdampak dari tempat pembuangan akhir sampah kemungkinan warga akan menutup akses jalan menuju Jalupang “kemungkinan akan ada wacana menutup alan,” pungkasnya

 

 

DH

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *