Heboh..! Puluhan Murid SMK N 1 Kabanjahe “Alami Kesurupan Massal”

  • Whatsapp

 

Salahsatu peserta didik saat alami kesurupan diruang kelas saat para guru mencoba menenangkan siswi tersebut.

Read More

TanahKaro_Media3.id ] Tidak seperti hari-hari biasanya, tiba-tiba situasi disekolah SMK N 1 Kabanjahe, Kab.Karo seketika mencekam. Selasa, (01/11/2022) pagi pukul 08 : 00 wib

Pasalnya, puluhan murid yang keselurah didominasi siswi perempuan, kelas 10 saat hendak mau memulai proses belajar dan mengajar seketika mengalami kesurupan secera massal.

Sontak dengan adanya kejadian tersebut, membuat panik para siswa-siswi beserta para guru yang hadir, suara histeris dan jeritan terdengar hingga diluar halaman sekolah. Mengundang rasa penasaran dan perhatian warga sekitar.

Sebagai langkah upaya mengantisipasi kegaduhan akibat adanya kesurupan massal tersebut, pihak sekolah langsung memanggil tokoh agama seperti pendeta untuk mendoakan para siswi yang kesurupan dan memulangkan murid lebih awal sebagai langkah antisipasi meluasnya jumlah korban.

Untuk mengantisipasi bertambahnya jumlah anak didik (siswa) yang kesurupan, pihak sekolah langsung mengambil kebijakan dengan segera memperbolehkan peserta didik untuk kembali kerumah masing – masing.

Hal itu dibenarkan oleh Edward Ginting selaku Kepala Sekolah SMK N 1 Kabanjahe saat diminta keterangan oleh awak media di ruang kerjanya.

Edward Ginting Kepala Sekolah SMK N 1 Kabanjahe saat diminta keterangan diruang kantornya.

“Saat kejadian kami langsung berkordinasi dengan Kasicabdis SMK selanjutnya disarankan agar siswa segera dipulangkan untuk mengantisipasi meluasnya kejadian kesurupan dan langkah yang diambil untuk memulihkan siswi yang tiba – tiba alami kesurupan, kami memanggil ibu pendeta untuk mendoakan peserta didik yang kesurupan,” ujar Kepsek

Dirinya menambahkan, “saya baru 3 (tiga) bulan menjabat sebagai kepala sekolah disini dan baru kali ini hal seperti ini terjadi. Memang menurut beberapa informasi yang saya dapat, pernah juga hal yang sama terjadi di sekolah ini. Untuk itu kedepannya kami akan berupaya memikirkan langkah antisipasi agar kejadian kesurupan seperti ini tidak terulang kembali, sehingga proses belajar dan mengajar tetap dapat berjalan seperti biasanya.” Ungkap Edward Ginting

(Daris)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *