KARAWANG, Media3.id – SMA Negeri 1 Batujaya, Kabupaten Karawang sepertinya patut menjadi contoh bagi sekolah lain, pasalnya, sekolah tersebut sudah tiga tahun ini tidak meminta sumbangan kepada orang tua siswa sejak pandemi covid-19. Jumat (30/09/22).
Saat diwawancara Humas SMA Negeri 1 menjelaskan bahwa pihak sekolah tidak meminta sumbangan kepada orang tua siswa sejak 3 tahun yang lalu “sudah tiga tahun terakhir ini tidak meminta sumbangan” kata Benni Burhani Humas SMA Negeri 1 Batujaya beberapa waktu.
Adapun alasan sekolah meminta sumbangan karena anggaran yang diterima dari pemerintah belum cukup untuk membiayai kebutuhan sekolah “Adapun alasannya sekolah minta sumbangan karena kebutuhan sekolah yang tidak tercukupi dari anggaran yang diterima dari sekolah” jelasnya.
Dikatakan olehnya SMAN Negeri 1 Batujaya tidak meminta sumbangan kepada orang tua siswa bukan berarti anggaran yang diterima dari pemerintah itu cukup untuk menutupi kebutuhan sekolah, namun yang menjadi alasan sekolah dikarenakan dampak dari pandemi covid-19 yang tentunya membuat perekonomian orang tua siswa terganggu sehingga pihak sekolah tidak meminta sumbangan.
“Bukan artian cukup memenuhi, cuman kita sama-sama tahu dua tahun kemarin itu ada covid-19 jadi kami tidak munafik bahwa kebutuhan itu ada yang memang disama membutuhkan bantuan dari orang tua, jadi kebutuhan kita mengingat situasi dengan terjadinya covid-19, terjadi ekonomi susah dimana-mana” kata Benni.
Sehingga kata dia, pihak sekolah berupaya mengutamakan hal hal yang sifatnya urgent yang menjadi prioritas sedangkan untuk kegiatan yang tidak urgent ditunda agar anggaran yang di terima dari pemerintah bisa tercukupi untuk kebutuhan sekolah.
“kita berupaya akhirnya ada poin-poin atau hal hal yang sifatnya urgent kita majukan kedepan sedangkan hal-hal yang bisa kita tunda kita tunda dulu sehingga pembuatan RKAS benar-benar cukup sekala prioritas dulu” ungkapnya.
Sehingga dengan mengutamakan kegiatan yang sifatnya urgent tentunya, dapat meminimalisir kebutuhan sehingga walaupun tidak meminta sumbangan ke orang tua siswa, kebutuhan sekolah tercukupi.
“Sehingga meminimalisir kebutuhan untuk meminta apapun namanya seperti sumbangan dari orang tua. Dan itu komitmen kita kemaren. Alhamdulillah sampai hari ini tetap jalan” pungkasnya.
(DH)






