Ketua Komisi IV DPRD Kab Karawang Berkomentar soal Biaya Perawatan Buku Paket yang dibebankan Ke Siswa di SMPN 1 JAYAKERTA

  • Whatsapp

Karawang, Media3.id – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang Asep Syaripudin ST., MM mengatakan bahwa siswa tidak boleh dibebankan biaya perawatan buku paket milik sekolah yang digunakan oleh siswa.

Read More

Hal itu disampaikan kepada wartawan saat dikonfirmasi terkait adanya sekolah SMP Negeri di Karawang yang membebankan biaya perawatan buku paket kepada siswa sebesar Rp 30.000

Bener engga buku paket ada perawatannya? kalau pembelian mungkin ada, kalau perawatan masa ada. ya enggak boleh kalau perawatan” kata ketua komisi IV DPRD Kabupaten Karawang , Selasa (16/08/22).

Sebelumnya Ketua komite SMPN 1 Jayakerta, Kabupaten Karawang menyangkal bahwa buku paket yang digunakan oleh siswa tersebut bukan disewakan melainkan sebagai biaya perawatan sebesar Rp 30.000 per siswa.

Soleh Solihun S.Pd ketua komite SMPN 1 Jayakerta menyangkal, apa yang dikatakan sejumlah siswa yang mengaku menyewa buku paket mata pelajaran sebesar Rp 30.000 itu tidak benar. karena kata dia buku paket tersebut tidak disewakan.

Namun demikian ia menjelaskan uang yang dikeluarkan oleh siswa tersebut sebagai biaya perawatan buku yang digunakan oleh siswa “Bukan sewa tetapi biaya perawatan” kata Ketua komite SMPN 1 Jayakerta, di Pos Security SMPN 1 Jayakarta, Senin (01/08/22).

Lanjutnya, Saat ditanya apakah ada uang perawatan buku paket dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)? ketua komitepun menjelaskan, tidak ada anggaran dari dana BOS untuk perawatan buku paket yang dipakai oleh siswa “tidak ada untuk perawatanmah” jelasnya.

Dijelaskan olehnya biaya perawatan buku sebesar Rp 30.000 tersebut bukan untuk untuk kelas VII saja melainkan semua siswa mulai dari kelas VII sampai kelas IX. Diperkirakan jumlah siswa SMPN 1 Jayakerta berjumlah lebih kurang delapan ratusan “jumlah siswanya delapan ratusan lebih” ungkapnya.

Iapun menjelaskan, sebelumnya pihak sekolah pernah menyampaikan kepada orang tua siswa soal buku paket, bahwa buku paket tersebut dapat digunakan oleh siswa akan tetapi ada biaya perawatan yang dibebankan kepada siswa.

Hal tersebut pernah disampaikan kepada kelas dua dan kelas tiga sedangkan untuk kelas satu atau kelas tujuh belum dirapatkan “untuk kelas satumah belum dilaksanakan tapi kalau untuk kelas dua dan kelas 3 sudah” tuturnya.

Adapun salah satu biaya perawatan buku tersebut diperuntukkan untuk membeli sampul plastik agar buku paket yang digunakan siswa tidak cepat rusak dan kusam atau sobek.

(DH)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *