Habib Syakur Mendoakan Polri dan Keluarga Korban Brigadir J. Kejadian ini Polri Harus Mengembalikan Kepercayaan Publik

  • Whatsapp

Jakarta, Media3.id – Kasus ditembak matinya Brigadir J oleh seorang jenderal yang bernama Irjenpol Sambo yang saat ini masih sebagai statusnya tersangka, banyak berita-berita yang berkembang dan menyudutkan dengan berita negatif terhadap citra Kepolisian. Akibat dampak dari kasus yang terjadi dalam kasus pembunuhan brigadir J, dan banyaknya informasi-informasi tentang sepak terjangnya selama menjabat sebagai jenderal.

Read More

Habib Syakur Ali Mahdi inisiator Nurani Kebangsaan dan juga Tokoh Agama mengungkapkan, masyarakat wajib mendukung penuh pemerintah Republik Indonesia yang telah memberikan perhatian khusus terhadap kasus tersebut sehingga penanganan mengungkap kematian Brigadir J terbuka secara sistematis sehingga semu tahu apa yang sebenarnya terjadi. Pemerintah dalam hal ini bersama Polri tepatnya Pemerintah bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi terkait kematian Brigadir J, tindakan yang keji yang dilakukan oleh Oknum Jenderal Polisi yang dilakukan juga oleh para ajudannya.

” Semoga semakin hari semakin terkuak kasus ini semoga keadilan menyertai keluarga brigadir J yang tertimpa musibah Putra bangsa yang gugur dalam melaksanakan tugas negara yang memiliki tugas sebagai pengawalan untuk posisi ajudan. Hingga semuanya terkuak.” Tandas Syakur.

Syakur pun mengajak, masyarakat sebaiknya jangan ikut larut dalam emosional kejadian ini harus kita berharap bahwa Polri semakin dibersihkan oleh oknum-oknum yang memang sangat-sangat tidak manusiawi dalam melaksanakan tugasnya. Dalam mengemban amanah negara, otomatis Tuhan tidak merestui dan meridhoi maka dari itu yang salah tetap salah yang benar tetap benar.

Menurut Syakur, Kepolisian Republik Indonesia harus diapresiasi di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan tegas dan bijaksana selalu mengamati mencermati hasil-hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh tim khusus yang terdiri dari beberapa perwira tinggi bintang 3 dan perwira menengah dan perwira tinggi bintang satu persisnya.

“Kita harus mendukung kita tidak boleh ikut mengadili seakan-akan kejadian yang dibuat oleh Sambo adalah kejadian yang semua disamaratakan. Bahwa keluarga besar Polri sejujurnya adalah lembaga negara untuk meraih ridho Allah subhanahu wa ta’ala dengan keikhlasannya dengan ketulusan.” Ajak Habib Syakur.

Kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi Polri dan harus dibenahi dan ditindak bagi oknum oknum yang bermain dalam hukum. Siapa yang salah siapa yang terbaik dan siapa yang terburuk. Semua terbukti dan harus dihukum.

Syakur mengajak, kawan-kawan sekalian mari kita dukung Polri secara penuh untuk menyelesaikan permasalahan atas terbunuhnya Brigadir J. Mari kita dukung Polri dalam pembenahan di struktural Polri.

Habib Syakur pun mendoakan keluarga brigadir J agar diberikan jalan terbaik, dalam memperjuangkan keadilan yang sebenar-benarnya.

“lebih baik menjadi pendengar setia mendengar yang bijaksana karena kita adalah seorang insan suci Pancasila dan Indonesia sejati kepolisian republik Indonesia semoga tetap untuk berdiri tegak dan bisa menyelesaikan masalah-masalah ini lebih baik dan lebih sempurna.” Ujar Syakur.

Lanjutnya, masalah-masalah yang ditangani kepolisian Republik Indonesia yang susah menjadi gampang dan yang gampang menjadi mudah atas izin dari Allah subhanahu wa ta’ala, ingat kawan-kawan kita harus mempertahankan kedudukan Polri menjadi utuh, karena kita harus bergandengan dengan Polri, masih ada tugas berat kita harus mengganti Polri dan TNI dalam menyelesaikan masalah ideologi khilafah perang ideologi yang akan menghancurkan Indonesia.

Masyarakat harus bergandengan tangan dengan sepenuh hati bersama Polri dan bersama TNI untuk benar-benar fokus dan konsentrasi menjaga keutuhan NKRI bersama rakyat bersama Polri, Indonesia lebih maju lebih cepat.

(Red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *