KARAWANG, Media3.id – Marbun, Ketua paguyuban Batak Rengasdengklok, Kabupaten Karawang meminta maaf atas peristiwa yang menimpa salah satu RT di Desa Kalangsari yang dianiaya oleh oknum diduga berasal dari suku Batak.
Saat diwawancara, Marbun menjelaskan permasalahan ini sudah kondusif dan sudah ditangani oleh pihak kepolisian Polsek Rengasdengklok. Selain itu iapun meminta kepada masyarakat jangan mudah terprovokasi diantara masyarakat perumahan kalangsuria.
“Inikan suasana sudah kondusif sudah ditangani dari Kapolsek Rengasdengklok. Saya harap jangan ada provokasi diantara masyarakat perumahan Kalangsuria karena permasalahan ini sudah ditangani polisi” kata Marbun, Selasa (26/07/22).
Lanjutnya, iapun meminta maaf atas nama paguyuban Batak Rengasdengklok dan atas nama pribadi atas peristiwa salah satu oknum suku Batak menganiaya salah satu RT di Desa Kalangsuria hingga berdarah “Kita minta maaf atas kejadian ini” jelasnya.
Sebelumnya Salah satu RT Kalangsuria Mada malam kemarin menegur pemuda yang sedang meminum-minuman beralkohol namun si pemuda tersebut malah menganiaya RT hingga mengeluarkan darah dibagikan hidung.
Iapun berjanji akan mengikuti aturan soal tata-tertib untuk yang akan dibuat oleh pemerintah desa maupun RT RW yang Sesuai dengan arahan Kapolsek Rengasdengklok.
“Nanti akan kita upayakan dengan pihak desa, RT dan RW kita upayakan nanti sesuai dengan himbauan pak Kapolsek tadi” pungkasnya.
(DH)






