Data Stunting di Kecamatan Batujaya Diduga Fiktif, Akibat Keteledoran bidan desa Salah Memasukkan Data

  • Whatsapp

KARAWANG, Media3.id – Satuan pelaksana (Satpel) Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang menilai ada keteledoran bidan desa soal data stunting karena. Hal itu disampaikan oleh salah satu pegawai Satpel PPKB Kecamatan Batujaya.

Read More

Diakui olehnya bahwa data balita yang mengalami stunting di desa tidak sesuai dengan kenyataan atau fakta yang ada. Walaupun data tersebut bersumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang.

“Di Desa Segarjaya katanya ada Balita 3 orang. Nah setelah saya kroscek kesana ke desanya bersama kader-kadernya saya bilang di sini ada 3 orang ternyata setelah di cek tidak ada balita yang Stunting” kata Diki pegawai Sapel PPKB Kecamatan Batujaya, Senin (17/07/22).

Setelah kroscek tidak ada balita yang mengalami stunting, iapun langsung mengkonfirmasi ke bidan desa. Dari informasi yang ia terima dari bidan desa, ternyata bidan desa mengaku salah mendata “ternyata salah data” ungkapnya.

Iapun menyampaikan soal kasus data stunting di desa Segarjaya, Kecamatan Batujaya merupakan keteledoran bidan desa karena tidak ada Balita yang mengalami stunting tapi ada data balita yang dimasukan ke data stunting

“Kalau kasus di Desa Segarjaya itu memang keteledorannya bidan desa karena salah memasukkan data” jelasnya.

Iapun menjelaskan data yang diterima merupakan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang hasil dari puskesmas dan puskesmas hasil dari pendataan bidan desa

Data itu bukan dari Dinas PPKB melainkan dari Provinsi, Provinsi data dari Dinas Kesehatan” pungkasnya.

Dari keterangannya, 3 balita yang dimasukan kedalam data stunting merupakan data bulan Februari 2022 padahal pada saat itu balita tersebut dalam kondisi sehat tidak kekurangan gizi.

(DH)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *