Jadi Narasumber Dalam Acara JMSI Ini Yang Disampaikan Plt Walikota Cimahi Ngatiyana

  • Whatsapp

BANDUNG (Jawa Barat), media3.id – Dalam acara penetapan dan pengukuhan juga pelantikan pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jawa Barat, oleh ketua Umum Pusat JMSI Teguh Santosa, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cimahi Letkol (Purn) Ngatiyana didaulat sebagai narasumber, bersama Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M. (Narasumber), Ketua Kamar Dagang Industri Jawa Barat Drs H. Cucu Sutara, MM, (Narasumber) Anggota Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia Agung Suryamal (Narasumber), dan sebagai moderator Ketua JMSI Jawa Barat Soni Fitra serta disaksikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, di Hotel Horison Bandung, Jum’at (21/1/2022).

Moderator Soni pada saat giliran Ngatiyana dipertanyakan terkait posisi Ngatiyana sebagai Plt, perasaan apa yang Ngatiyana rasakan,

Read More

“Apa saya, ini kesempatan saya, atau apa saya ini akan kebawa-bawa,” ujar Soni.

Ngatiyana dengan lugas menjawab pertanyaan dari moderator Soni.

“Terimakasih, tanpa direncanakan saat pak Soni datang kerumah dinas saya saya ditembak oleh beliau Pak jadi narasumber ya,” cetus Ngatiyana.

Lalu Ngatiyana balik bertanya jadi narasumber materialnya apa, jawab Soni gak pakai materi juga gak apa-apa,

“Pak Soni sudah datang dirumah dinas saya, pak Soni mungkin kaget melihat rumah dinas saya, ya memang seperti itu, apalagi kalau lihat rumah saya aslinya, yang di Cipageran, Itu type 27,” terang Ngatiyana.

Namun Sony tidak percaya atas keterangan Ngatiyana yang sangat merendah seperti itu.

“Jadi kita tidak perlu sungkan-sungkan, memang kenyataannya seperti itu, silahkan siappun datang kerumah saya, saya terbuka,” ujarnya merendah.

Diterangkan pula oleh Ngatiyana, bahwa setiap malam tamu-tamu hadir, dalam kursi yang sangat sederhana dirumahnya, itupun diakui oleh Soni yang pernah bertandang kerumah Ngatiyana.

“Saya tidak muluk-muluk pak Soni, emang itu kenyataannya saya,” imbuhnya.

Soni balik bertanya kepada Ngatiyana, kenapa tidak seperti pejabat lain yang banyak menggunakan anggaran untuk kepentingannya sendiri,

“Apa takut Pak menggunakan anggaran ?,” Tanya Soni.

“Bukan takut pak Soni, memang dari awal saya seperti itu, normatif aturan saya tidak mau mengada-ada, dan mengadakan, apalagi menggunakan aturan yang ada,” jawab Ngatiyana lugas.

Selanjutnya kata Ngatiyana, dirinya menjadi Plt Walikota sudah 14 bulan, untuk melanjutkan program-program walikota terdahulu,” paparnya.

Ngatiyana juga menerangkan apa yang dilakukan selama sebagai Plt Walikota Cimahi itu,

“Ya semua kita jalani saja, bahkan ada yang nanya Bapak kenapa tidak dilantik sebagai Walikota?, saya jawab jabatan itu amanah dilantik dan tidak dilantik saya ikuti aturan dari pimpinan di Pusat, saya orang tidak ambisi jabatan, yang penting saya bisa melaksanakan pekerjaan untuk kemaslahatan masyarakat itu saja prinsip saya, jabatan itu hanya sebentar, hanya sebagai titipan sewaktu-waktu akan diambil alih,” ulasnya.

Diterangkan pula oleh Ngatiyana dihadapan Ketua KPK Firli, terkait biografi Ngatiyana sama-sama sebagai bintara dengan Firli hanya perbedaan angkatan, Firli dari Polri sedangkan Ngatiyana dari Angkatan Darat.

“Saya sangat bersyukur dari seorang TNI menjadi Plt Walikota itu sangat bersyukur Pak Firli,” jelas Ngatiyana.

Terkait masalah anggaran, sambung Ngatiyana kembali bahwa terkait anggaran ada aturan kebijakannya,

“Seolah-olah Cimahi ke Bandung aja dikasih uang, dan itu resmi SPJ sebesar Rp 379 dan saya bersyukur karena ini merupakan pengabdian saya kepada masyarakat Cimahi,” papar Ngatiyana.

Ngatiyanapun mengakui hidup harus penuh dengan kejujuran di didik oleh Jendral (Pur) Luhut Panjaitan, karena menurut Ngatiyana dia selama 11 tahun menjadi Sekretaris Pribadi Luhut menasehati Ngatiyana “Kamu jangan mau dibeli, 100 ribu-pun dan kamu jangan jadi maling, jangan sekali-kali mengambil uang rakyat sedikit pun” karena ingat pesan Luhut itulah maka Ngatiyana bersyukur dari jabatan Plt-nya karena amanah. (Sinta/bs).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *