TANGERANG ( Banten), media3.id –
Intensitas curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari belakangan ini membuat beberapa titik lokasi di wilayah Kabupaten Tangerang tergenang banjir yang cukup parah.
Salah satu titik lokasi yang cukup parah yakni Kampung Cilampe Kelurahan Selembaran Jaya Kecamatan Kosambi. Banjir di Cilampe mencapai hingga satu meter. Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar sudah meninjau lokasi bajir di Cilampe pada Kamis (20/01 ) lalu didampingi Kadis PU Selamet Budhi Dan Kepala BPBD serta kepala UPT wilayah IV Utara H.Suwanda dan jajarannya. Selain curah hujan yang cukup tinggi diperparah dengan kondisi saluran kali pembuang yang kondisinya sudah terjadi sedimentasi sehingga air meluap ke jalan raya dan ke pemukiman warga.
Ketua RW 3 Alwi mengutarakan dampak warga yang terkena banjir di kampung Cilampe di RT. 1 dan RT.4 , RW 3 sebanyak 148 KK, ketinggian air pada hari pertama Rabu 18 januari 2021 hampir 1 meteran, hari kedua Kamis (19/01) 80 cm dan hari Jumat ini (20/01) ketinggian air Masih 50 cm”, Jelas Alwi.
Lanjut Alwi mengucapkan Rasa syukurnya” Alhamdulilah, terimakasih kepada Pak Kadis PU Kabupaten Tangerang atas perhatiannya karena pengerukan sedimetasi kali pembuang ini merupakan usulan Pak Kadis PU Kabuapten Tangerang langsung”. Jelas Alwi.
Harapan ketua RW 3 dinormalisasi ini jangan hanya dilakukan dibawah saja Alwi berharap sampai diujung sana dekat wilayah PIk 2. Karena kalu tidak dinormalisasi disana d ihilir, tetap saja disini masih banjir, air berbalik lagi ke bawah,” pintanya .
Normalisasi pengerukan sedimentasi saat dimulai dari Pegudangan 2000 kurang lebih, baru setengah kilo.meter kesini,” pungkasnya. Bantuan ke warga yang terkena banjir juga sudah berdatangan dari Dinas Sosial Kabupaten Tangerang sebanyak 200 paket sembako berupa beras, minyak Dan gula dibagikan untuk dua wilayah, bantuan dari BPBD (Badan Penanganan Bencana Daerah) juga sudah turun ke warga. Di Cilampe ini banjir bukan setahun sekali saja, namun hampir tiap bulan sekali banjir, Karena ketika.pintu air yang berada diperbatasan desa Babakan Asem dan Selembaran Jaya dibuka, disini kampung Cilampe pasti banjir” jelasnya. Sebagai ketua RW, ia berharap pemerintah Kabupaten dan stakeholder lainnya, agar di Kali Pembuang Cilampe dibuatkan tanggul atau turap serta dilakukan normalisasi pengerukan sedimentasi setiap tahunnya.
Menurut PLT Camat Kosambi CR. inton Yang dihubungi via telepon (21/01) mengatakan,” kemarin Kamis 20 januari 2022 bapak Bupati berkunjung ke Cilampe Kecamatan Kosambi di lokasi banjir bersama Kadis PU Binamarga dan Kepala BPBD melihat masyarakat yang terkena dampak banjir karena Kali Cilampe tersebut. Kemudian hari jumat ini langsung instruksi Kepala Dinas Binamarga dan langsung hari Jumat ini dikerjakan oleh petugas dari Bina Marga,”Jelas Camat .
Camat berharap kedepan dengan adanya normalisasi pengerukan Kali Cilampe tersebut. warga yang ada di seputar kali Cilampe tersebut tidak lagi terkena banjir, itu yang utama, tegas Camat. Ia juga meminta kepada masyarakat diseputar Kali Cilampe agar bisa berpartisipasi apa bila ada sampah atau yang menghalangi arus , agar air cepat mengalir serta membantu membersihkan sampah ,bersma-sama. Jangan membuang sampah dikali sehingga betul betul apa yang sudah dilakukan hari ini dan beberapa hari ini kedepan bisa dirasakan oleh masyarakat,” harap Camat.(Dia)
.






