BNN Gerebek Pabrik Narkoba Jenis Pil di Perumahan di Tasikmalaya

  • Whatsapp

Tasikmalaya, Media3.id –Rumah kontrakan di Perumahan Bumi Resik Indah Blok A Nomor 3 dan 5 Jalan Kantor Pertanahan Kelurahan Sukamanah Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, digerebek petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) RI karena diduga jadi pabrik narkoba jenis pil yang belum diketahui jenisnya pada Sabtu (12/6/2021) sekitar pukul 08.00 WIB hingga Selessi

Diduga pil ini berjenis Y atau obat terlarang pil koplo jenis baru jika dikonsumsi akan menimbulkan teler selama 3 hari pemakainya dan sejatinya pil ini dipakai untuk penenang pasien gangguan jiwa atau untuk hewan.

Penggerebakan ini menjadi rentetan historis produksi narkoba di Tasikmalaya yang sebelumnya BNN RI menggerebek sebuah pabrik sumpit rumahan di Kampung/Kelurahan Gunung Gede, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, yang dijadikan pabrik jutaan pil PCC jenis Zenith dan pil Carnophen pada Selasa (26/11/2019) lalu.

Pantauan di lokasi kejadian, petugas BNN RI dan Kepolisian tak berseragam masih memeriksa sebuah rumah bercat hijau yang tak jauh dari gerbang perumahan pinggir Jalan.

Mereka terlihat keluar masuk rumah tersebut seusai penggerebekan yang dilakukan secara senyap oleh Tim Khusus BNN Pusat tersebut.

Pengurus RT dan RW Perumahan Bumi Resik Indah merasa kaget, soalnya rumah itu hampir selama 1,5 tahun diisi oleh pria dan wanita berumur sekitar 39 tahunan dan mengaku sebagai suami istri. Malahan, istrinya sering ke warung jadi kami tak curiga,” jelas Apeng (52), Ketua RT setempat kepada wartawan, Selasa siang.

Ia menambahkan, di rumah kontrakan tersebut terdapat banyak sekali bahan seperti serbuk yang disebut narkoba oleh para petugas.

Bahkan, dirinya melihat sebuah mesin besar yang diamankan petugas dan disebut sebagai alat pembuat pil tersebut di dalam sebuah kamar rumah kontrakan tersebut.

Selain barang yang dikumpulkan petugas, dirinya melihat serbuk dari dalam karung dan plastik yang disebut petugas dan pemilik kontrakan itu sebagai bahan pembuatan pil.

“Tadi saya lihat juga masuk usai penggerebakan jadi saksi, di dalam banyak bahan-bahan seperti serbuk serta mesin pembuatnya,” tambahnya

Sesuai informasi, tim BNN dan Kepolisian masih menunggu pejabat terkait ke lokasi kejadian dan nantinya akan diekspos langsung hasil penggerebekan di lokasi rumah yang diduga menjadi pabrik.

“Pihaknya masih menunggu pejabat terkait yang sedang perjalanan ke sini. Nanti rencananya akan ekspos langsung di sini hasilnya,” terang salah seorang petugas BNN di lokasi kejadian.

(Mas)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *