Proyek Pengurugan PT Mayora Di Daerah Soekarno Hatta Babakan Ciparay Resahkan Warga.

  • Whatsapp

Proyek Pengurugan PT Mayora Jalan Soekarno-Hatta banyak rugikan Masyarakat setempat

BANDUNG, MEDIA3.ID Proyek pengurugan perusahaan PT Mayora didaerah Soekarno Hatta, Kecamatan Babakan Ciparay banyak meresahkan warga, terkait pengangkutan tanah merah yang berserakan ditengah jalan, dan berdebu, yang jadi penyesalan warga RT08/RW10 kampung Babakan blok Ager Kecamatan Ciparay Soekarno Hatta.

Menurut Tatan Sophian, selaku Ketua Umum Terima Rorongsokan Istimewa (Terorist) Jawa Barat, dirinya merasa dirugikan dengan adanya proyek pengurugan PT Mayora tersebut, karena menurut Tatan pihak pimpinan proyeknya tidak bertanggung jawab membuang kotoran tanah dilokasi rumah orang, “Kalau pihak Pimpro bertanggung jawab, seharusnya dibersihkan kembali kotoran tanah merah yang berdebu tersebut, jangan dibiarkan begitu saja,” tegas Tatan kesal.

Yang lebih parah lagi, menurut Romel warga RW 10, sehari yang lalu ada salah seorang warganya yang tergelincir dari motor yang ditumpanginya, akibatnya terluka, “Bagaimana tanggung jawab perusahaan seoerti itu,” Jekas Romel.

Tidak hanya itu saja, jelas Romel kembali, bila pengusaha PT Mayora tidak bertanggubg jawab rerhadap korban kecelakaan tersebut, kami akan lapor ke Polsek, dan kami akan datangi perusahaan tersebut,” tegasnya.

Nampak berserakannya tanah merah yang menutupi setengah bahu jalan diduga banyak orang yang celaka, tergelincir karena licinnya jalan tersebut

Hendi salah satu warga setempat juga merasa dirugikan, sebab dimusim kemarau saat ini, tanah-tanah merah tersebut bila tertiup angin akan berterbangan menutupi pandangan mata, “Akibatnya perih dan sesak napas kami, bekerjapun saya merasa terganggu sekali,” ucapnya.

Sedangkan menurut Keamanan dari proyek PT Mayora bernama Adi, bahwa pihaknya selalu membersihkan sisa-sisa tanah yang berserakan tersebut dua hari sekali, “Kita tidak bisa membersihkan secara tiap hari, karena kendaraannya banyak dipakai,” sanggahnya.

(Sinta/Bagdja)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *