Bupati Karawang Ultimatum PHE-ONWJ, 3 Minggu Harus Selesai Membersihkan Pencemaran Lingkungan Minyak Mentah

  • Whatsapp

Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana saat meninjau Pantai Pisangan yang tercemar minyak mentah

KARAWANG, Media3.id- Bupati Karawang dr Cellica Nurrachadiana Meninjau Pencemaran lingkungan minyak mentah milik PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE-ONWJ) di Pantai Pisangan, Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang. Sabtu (24/04/21)

Saat meninjau lokasi, Cellica didampingi Dandim 0604 Karawang, Kapolres Karawang dan unsur pimpinan kecamatan Cibuaya bersama kepala desa cemara.

Lebih kurang selama dua jam Bupati Karawang di dalam ruangan kantor kepala Desa Cemara bersama Dandim 0604 Karawang, Kapolres Karawang, Camat Cibuaya, Perwakilan dari PT PHE-ONWJ, dan Perwakilan dari PT Patra Niaga membahas soal pencemaran lingkungan dua tahun yang lalu dan ditambah yang sekarang.

Dari hasil pertemuan dan pembahasan tersebut Cellica menyampaikan kepada media bahwa beberapa waktu lalau terjadi bencana non alam yaitu semburan minyak mentah milik PHE-ONWJ di Bok YYA1 dan sekarang terjadi Kebocoran di Bok BBZA, 15 Mil dari bibi pantai namun sudah teratasi.

“kita tahu beberapa waktu yang lalu terjadi bencana non alam di wilayah sini terkait masalah bocornya pipa. Ini beda ya dengan tahun 2019. Tahun 2019 pas lagi ngebor minyaknya berhamburan, tapi kalau yang ini ada satu pipa yang bocor , tapi bocornya sudah di tutup, dimatikan sehingga tentunya sekarang proses evakuasi pembersihan” kata Cellica, Sabtu (24/04/21).

Iapun menjelaskan, kedatangannya kesini untuk memastikan kondisi yang tercemar minyak mentah karena berdampak luas baik terhadap masyarakat maupun dampak terhadap lingkungan yang tentunya harus dilakukan pemulihan lingkungan.

“tugas kami disini memastikan karena inikan dampaknya luas. Baik dampak terhadap masyarakat maupun terhadap lingkungan. Sehingga kami meminta target pada Pak Wisnu untuk segera menyelesaikan pembersihan dengan melibatkan semua komponen dan elemen” ungkapnya.

Lanjutnya “jadi kita berpikir jangka pendeknya adalah minimal dibersihkan dulu semuanya, terbanyak inikan di Cemarajaya sama Tanjungsari bahkan ada di dua desa lainnya tapi enggak terlalu banyak tapi ini tetap menjadi kewajiban dibersihkan” kata dia.

Sedangkan untuk hal hal lain seperti ada nelayan yang merasa dirugikan akibat jaring ikan yang kena minyak mentah, nanti akan dibicarakan.

“selanjunya tinggal kita bicarakan hal-hal teknis terkait masalah ya mungkin saja misalnya ada ada nelayan kami misalnya jaringnya rusak karena terdampak ini dan lain-lain nanti kita bicarakan” ucapnya.

Untuk pencemaran tahun ini, Cellica memberi target kepada PHE-ONWJ harus menyelesaikan pemulihan lingkungan dengan waktu 3 minggu terhitung sejak adanya minyak mentah yang mengotori pesisir pantai Karawang.

“inikan kita kasih target pokoknya harus ada deadline beres, satu minggu mau ngapain, dua minggu mau ngapain. Jadi kalau melihat teknisih katanya maksimal 3 minggu sejak awal terjadi” pungkasnya.

Laporan: Daman Huri

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *