Baznas RI Kucurkan Rp620 Juta untuk Balai Ternak di Banjar, 20 Warga Disiapkan Jadi Peternak Mandiri

  • Whatsapp

BANJAR, media3.id – Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan mulai diperkuat di Kota Banjar. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menghadirkan Program Balai Ternak dengan dukungan anggaran sekitar Rp620 juta dari Baznas Republik Indonesia.

 

Read More

Sosialisasi program tersebut berlangsung di Aula Desa Raharja, Kota Banjar, Kamis (5/11/2026), dihadiri Wali Kota Banjar H. Sudarsono, Wakil Wali Kota Banjar, Ketua Baznas Kota Banjar Undang Munawar, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), unsur pemerintah desa, serta kelompok ternak penerima manfaat.

 

Program ini menyasar 20 warga yang tergabung dalam satu kelompok mustahik. Mereka akan mendapatkan fasilitas kandang, dukungan pakan, serta pendampingan untuk mengembangkan usaha peternakan domba secara berkelanjutan.

 

Wali Kota Banjar H. Sudarsono mengatakan, bantuan tersebut merupakan program Baznas RI yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat melalui kegiatan produktif.

Menurutnya, lokasi kandang yang berada di kawasan sekitar hutan Perhutani menjadi salah satu pertimbangan karena memiliki potensi ketersediaan rumput sebagai sumber pakan ternak.

 

“Kelompok yang menerima manfaat ini adalah masyarakat yang sudah terbiasa beternak domba. Harapannya, yang sebelumnya hanya memelihara satu sampai tiga ekor, dengan adanya bantuan ini bisa berkembang lebih besar,” ujarnya.

 

Sudarsono berharap, program tersebut tidak hanya memberikan tambahan penghasilan bagi penerima manfaat, tetapi juga mampu mendorong mereka meningkatkan taraf ekonomi hingga suatu saat dapat menjadi muzaki atau pihak yang menunaikan zakat.

 

“Harapannya program Baznas RI ini bisa berjalan dengan baik dan memberikan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya,” katanya.

 

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Banjar Undang Munawar menjelaskan, Balai Ternak merupakan salah satu program nasional Baznas yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi mustahik.

 

Menurutnya, tidak semua daerah mendapatkan kesempatan menjalankan program tersebut. Di Jawa Barat, Kota Banjar menjadi salah satu dari empat kabupaten/kota yang memperoleh program Balai Ternak.

 

“Baznas RI memiliki banyak program, salah satunya pemberdayaan ekonomi melalui Balai Ternak. Program ini secara nasional, tetapi tidak semua kabupaten/kota mendapatkannya. Di Jawa Barat hanya empat daerah, termasuk Kota Banjar,” jelas Undang.

 

Ia menyebutkan, pelaksanaan program di Kota Banjar didukung pembiayaan dari Baznas RI dengan tambahan dukungan atau cost sharing dari Baznas Kota Banjar.

 

Untuk memastikan keberlanjutan program, Baznas juga menyiapkan fasilitas kandang, pakan ternak, serta tenaga pendamping. Dengan demikian, para penerima manfaat tidak hanya memperoleh bantuan awal, tetapi juga pembinaan dalam mengelola usaha peternakan.

 

Undang berharap, keberadaan Balai Ternak dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kelompok, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi para mustahik.

 

Melalui program ini, Baznas diharapkan mampu mengembangkan pola pemberdayaan yang tidak berhenti pada pemberian bantuan, melainkan mendorong penerima manfaat tumbuh menjadi pelaku usaha mandiri dan produktif.

 

Reporter (Johan)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *