DEPOK (Jawa Barat), media3.id – Sebagai sarana penjaringan atlet-atlet muda potensial, sekaligus sebagai upaya pencegahan generasi muda dari bahaya peredaran narkotika, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok bekerjasama dengan Go Silat menggelar kejuaraan Silat bertaraf nasional bertajuk ‘BNN 7 Cup’ 2026, yang diselenggarakan di Gelanggang Olah Raga (GOR) Depok Grand Depok City, Jalan Raya Boulevard, Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Kamis ( 20/8/2026).
Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh BNN Kota Depok sebagai wujud nyata dan hal positif, untuk menyelamatkan anak bangsa dari bahaya peredaran narkotika di wilayah Kota Depok.
Dibuka oleh Wali Kota Depok Supian Suri, turnamen ini diikuti oleh 16 provinsi di Indonesia., yaitu provinsi Sulawesi Tengah, Bali, Banten, Bengkulu, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Riau, Sumatera Barat, Aceh, Kalimantan Tengah, DKI Jakarta, dan Kalimantan Timur dengan total keseluruhan atlet sebanyak 2.882 atlet, yang terdiri dari 1.150 atlet putra, dan 1.132 atlet putri, dan akan berlangsung dari tanggal 19 Agustus hingga 23 Agustus 2026.
“Alhamdulillah BNN Kota Depok kembali mengadakan kegiatan rutin Turnamen Pencak Silat BNN Cup ke-7. Untuk itu, kami ucapkan terimakasih kepada para orang tua, panitia, dan sponsor yang telah bahu membahu menyelenggarakan even bergengsi ini,” kata Wali Kota Depok Supian Suri saat diwawancarai.
Ia melanjutkan, sebagai turnamen silat bertaraf nasional yang digagas BNN Kota Depok, dirinya berharap agar generasi muda Indonesia umumnya, dan khususnya yang ada di Kota Depok, dapat terhindar dari penyalahgunaan narkotika.
“Seiring Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-81, harapan kita tentunya bisa melahirkan generasi hebat , generasi -generasi yang sibuk melalui olahraga, dimana mereka akan berkompetisi sehingga insyaallah akan terjauh dari jerat narkotika. Karena masa depan bangsa sangat ditentukan oleh anak-anak muda kita, dan hari ini kita bisa menghadirkan 2000 anak-anak hebat dan tentunya bebas dari narkoba,” tuturnya.
Berbicara terkait target yang dibebankan kepada atlet asal Kota Depok, dirinya menyampaikan bahwa Pemerintah Depok tidak membebankan target apapun, dan apa pun yang nantinya diraih oleh atlet asal kota Depok, semoga itu yang terbaik.
Ditambahkan Ketua panitia BNN 7 Cup 2026, yang juga pengurus ‘Go Silat’ Kota Depok, Lusiana, dari 2.882 atlet yang ikut kejuaraan ini, kalau di bagi secara usia, ada beberapa kategori. Diantaranya, kategori pra usia dini 1 yaitu dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga kelas 4 Sekolah Dasar (SD), usia dini 2 yaitu Kelas 5 (SD) sampai Kelas 6 (SD), Pra remaja (itu tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)), Remaja tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), dan dewasa.
“Kami berharap bahwa dengan diadakannya kegiatan ini, bisa membina anak-anak yang baru akan mulai berlatih silat, jadi lebih serius mendalami, sedangkan yang sudah bisa, maka menjadi motivasi untuk mengasah kemampuannya. Tidak tertutup kemungkinan juga secara tidak langsung dengan turnamen ini, kita bisa menjaring atlet-atlet muda potensial yang akan bertanding di Pekan Oahraga Provinsi (Porprov) mendatang, atau bahkan di Pekan Olahraga Daerah (Porda), untuk nantinya meneruskan ke tingkat yang lebih tinggi,” tandas Lusi.
(Ardhie)






