Ogah Jawab Sengkarut Izin Nakes, Kadinkes Karawang Pilih Masuk Mobil dan Suruh Anak Buah Petik Mangga

  • Whatsapp

KARAWANG, media3.id — Pelayanan kesehatan di Kabupaten Karawang saat ini berada dalam bayang-bayang masalah legalitas yang sangat serius. Berdasarkan data internal Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang per akhir Februari 2026, tercatat ada ratusan Surat Izin Praktik (SIP) tenaga kesehatan (nakes) yang kedaluwarsa dan dinyatakan invalid. Rabu (03/06/26).

Kondisi ini memicu kekhawatiran besar dari berbagai kalangan masyarakat. Tanpa adanya dokumen SIP yang sah serta aktif, aspek legalitas hukum setiap tindakan medis maupun jaminan keselamatan bagi para pasien yang dilayani di berbagai fasilitas kesehatan dituding berada dalam posisi rentan serta berisiko hukum tinggi.

Read More

Sayangnya, urgensi mengenai nasib administrasi dokumen izin pelayanan dari ratusan nakes ini justru direspons dengan sikap menutup diri oleh otoritas tertinggi kesehatan di wilayah tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Karawang, Ns. Kurniasih, M.A.R.S., enggan memberikan penjelasan sedikit pun saat dimintai klarifikasi oleh awak media mengenai temuan data krusial ini.

Insiden bungkamnya sang pejabat terjadi seusai dirinya melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Puskesmas Balongsari. wartawan yang telah menunggu di luar gedung langsung berupaya mendekat demi mengajukan pertanyaan konfirmasi terkait langkah cepat dinkes dalam menangani masalah berkas SIP massal yang tidak berlaku tersebut.

Alih-alih memberikan jawaban substantif demi meredakan kekhawatiran publik, Kurniasih memilih untuk melempar tanggung jawab tersebut kepada staf bawahannya. Tanpa memedulikan pertanyaan wartawan, ia memilih berjalan menghindar dari media dan langsung masuk ke dalam mobil dinasnya.

Namun yang unik, sebelum kendaraan dinasnya bertolak meninggalkan lokasi, Kadinkes diduga kuat sempat memberikan perintah khusus kepada sejumlah anak buahnya yang berada di lapangan. Bukannya diperintahkan untuk melayani pertanyaan jurnalis secara transparan, para staf dinas tersebut justru diminta untuk memanen buah mangga yang sedang berbuah di halaman depan Puskesmas Balongsari.

Akibatnya, awak media yang masih berusaha mencari kejelasan informasi di lapangan justru disuguhi pemandangan tidak biasa dari para aparatur sipil negara (ASN) yang sibuk memetik buah mangga di area puskesmas, sementara pimpinan mereka tetap bertahan di dalam mobil hingga kendaraan melaju pergi.

Reporter: Dmn Hr

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *