BANJAR, Media3.id – Hari Jadi Perumdam PDAM Tirta Anom tahun 2026 yang ke 22 Perumdam Tirta Anom Kota Banjar terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan melalui berbagai inovasi dan pemanfaatan teknologi digital. Komitmen tersebut menjadi fokus utama perusahaan dalam memberikan layanan air bersih yang lebih cepat, mudah, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Rabu, (24/06/2026).
Direktur Perumdam Tirta Anom Kota Banjar, E. Fitrah Nurkamilah, mengatakan pelayanan prima menjadi tujuan utama yang ingin dicapai perusahaan melalui berbagai program pengembangan yang saat ini tengah dijalankan.
Hal itu tercermin dari tema Hari Ulang Tahun (HUT) Perumdam Tirta Anom tahun 2026 yang mengusung konsep integrasi teknologi dan transformasi digital untuk layanan air bersih yang optimal.
“Kami harus terus berkembang melalui continuous improvement demi memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Karena itu, transformasi digital menjadi salah satu langkah yang terus kami dorong,” ujar Fitrah. Rabu (24/6/2026) kepada awak media
Menurutnya, perkembangan teknologi membuka peluang bagi perusahaan daerah untuk meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam mengakses berbagai layanan.
Saat ini Perumdam Tirta Anom tengah mempersiapkan sejumlah inovasi berbasis teknologi, mulai dari penerapan sistem Internet of Things (IoT), pengembangan smart water meter, hingga berbagai sistem digital yang dapat membantu pemantauan dan pengelolaan distribusi air secara lebih akurat.
Perusahaan juga menjajaki kerja sama dengan pihak Korea Selatan yang diharapkan dapat mendukung implementasi teknologi tersebut melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Fitrah menjelaskan, digitalisasi tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan efisiensi internal perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pelanggan.
Salah satu bentuk pelayanan yang telah mulai diterapkan adalah pemberian kesempatan kepada pelanggan untuk melakukan pembacaan meter air secara mandiri. Melalui sistem tersebut, pelanggan dapat memotret angka pada meter air dan mengirimkannya langsung kepada petugas atau layanan pelanggan tanpa harus menunggu jadwal pencatatan rutin.
Menurutnya, langkah ini memberikan fleksibilitas sekaligus membantu pelanggan memantau penggunaan air secara lebih terukur.
“Masyarakat bisa mengetahui pemakaian airnya sendiri. Kalau dirasa penggunaan sudah cukup tinggi, mereka bisa langsung mengontrol konsumsi air tanpa harus menunggu petugas datang,” katanya.
Selain fokus pada peningkatan pelayanan, Perumdam Tirta Anom juga terus menjaga kualitas tata kelola perusahaan. Hal itu dibuktikan dengan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang berhasil dipertahankan selama tujuh kali berturut-turut sejak 2019.
Bagi Fitrah, capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus menghadirkan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan.
“Harapan kami sederhana, bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan air bersih yang semakin baik, semakin mudah diakses, dan semakin berkualitas. Itu yang menjadi tujuan utama dari setiap inovasi yang kami lakukan,” pungkasnya.
(Jo)






