Cimahi. Media3.id – Warga Cimahi kembali menyoroti dugaan pencemaran lingkungan di Sungai Cibeureum akibat limbah cair PT Central Georgette Nusantara (CGN). Menurut warga, perusahaan tekstil ini diduga membuang limbah ke sungai tanpa pengolahan yang memadai, sehingga mengkhawatirkan kualitas air dan ekosistem sekitar. Ini bukan kali pertama kejadian serupa, dan warga menduga pembuangan limbah dilakukan sengaja di jam-jam rawan untuk menghindari pengawasan .

Warga menuntut Dinas Lingkungan Hidup dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi menyeluruh, termasuk uji laboratorium kualitas air sungai dan pemeriksaan operasional IPAL perusahaan. Mereka juga meminta transparansi hasil pemeriksaan dan penegakan hukum yang tegas.
Pencemaran Sungai Cibeureum ini bukan isu baru. Menurut data Indeks Kualitas Air (IKA), Cimahi sudah masuk kategori tercemar berat sejak 2023. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari limbah domestik, peternakan, hingga industri. Jika tidak segera ditangani, Cimahi berpotensi menghadapi dampak kesehatan, krisis lingkungan, hingga terhambatnya pembangunan kota .
(Red)






