Dari kanan ke kiri, Katim Pemberantasan Bagus Rampa, SE, MM, Katim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Yoni Ronald, SE, Kepala BNN Kota Cimahi Yulius Amra, SH, Plt. Kepala Sub Bagian Umum Hana Gumiyarna, SKM, Plt. Katim Rehabilitasi Yusuf Muharam
CIMAHI, Media3.id – Di tengah keterbatasan sumber daya dan kompleksnya ancaman narkotika, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cimahi menegaskan komitmennya untuk terus bergerak tanpa henti.
Sepanjang tahun 2025, berbagai langkah pencegahan, pemberantasan, hingga rehabilitasi terus digencarkan demi mewujudkan Kota Cimahi yang aman dan BERSINAR (Bersih dari Narkoba).
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BNN Kota Cimahi, Yulius Amra, S.H., saat menggelar Press Release Akhir Tahun 2025 di Kantor BNN Kota Cimahi, Jalan Daeng M. Ardiwinata, Jalan Cihanjuang No. 142, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Rabu (24/12/2025).
Press Release (Jumpa Pers) tersebut dihadiri oleh Kepala BNN Kota Cimahi Yulius Amra, SH, Plt. Kepala Sub Bagian Umum Hana Gumiyarna, SKM, Plt. Katim Rehabilitasi Yusuf Muharam, AMK, Katim Pemberantasan Bagus Rampa, SE, MM, dan Katim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Yoni Ronald, SE.
Dalam keterangannya, Yulius Amra menegaskan bahwa sepanjang 2025 BNN Kota Cimahi telah menjalankan berbagai program penanganan permasalahan narkotika secara menyeluruh.

“Selama tahun 2025, BNN Kota Cimahi telah melaksanakan berbagai program penanganan permasalahan narkotika, baik pada fungsi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, fungsi rehabilitasi penyalahguna narkotika, maupun fungsi pemberantasan,” ujar Yulius Amra.
Ia mengakui, tantangan yang dihadapi tidaklah ringan. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan langkah BNN Kota Cimahi untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“Dengan segala keterbatasan sumber daya yang kami miliki, melalui penguatan kolaboratif, BNN Kota Cimahi terus berupaya melaksanakan penanganan permasalahan narkotika semaksimal mungkin,” tegasnya.
Pada fungsi pemberantasan, Yulius Amra mengungkapkan bahwa BNN Kota Cimahi bekerja sama dengan BNN Provinsi Jawa Barat berhasil mengungkap peredaran narkotika golongan I jenis sabu.
“Kami menerima informasi terkait adanya kurir narkotika jenis sabu. Setelah dilakukan penyelidikan bersama BNN Provinsi Jawa Barat, kami berhasil mengamankan dua orang tersangka beserta barang buktinya,” jelasnya.
Dua tersangka tersebut adalah Muhamad Fahri Ari Jali dengan barang bukti sabu seberat 0,57 gram, serta Mochammad Ilyas Robbiansyah Al Jumatin dengan barang bukti sabu seberat 2,49 gram.
Selain itu, melalui dukungan dana hibah Pemerintah Kota Cimahi, BNN Kota Cimahi juga melaksanakan tiga kali razia di lingkungan kos-kosan.
“Dalam razia tersebut, kami mengamankan satu orang penyalahguna benzodiazepine untuk menjalani rehabilitasi, dan satu orang penjaga kos yang menggunakan sabu kami serahkan ke Sat Narkoba Polres Cimahi untuk pemeriksaan lanjutan,” kata Yulius.
Pada fungsi rehabilitasi, BNN Kota Cimahi melalui Klinik Pratama telah memberikan layanan rehabilitasi rawat jalan kepada 197 klien sepanjang tahun 2025.
“Mayoritas klien kami merupakan penyalahguna golongan stimulan dan didominasi oleh laki-laki. Delapan orang di antaranya merupakan penyalahguna di bawah usia 19 tahun,” ungkapnya.
Menurut Yulius Amra, layanan rehabilitasi yang diberikan menunjukkan hasil yang signifikan.
“Sebesar 87,31 persen penyalahguna narkotika mengalami peningkatan kualitas hidup setelah menjalani layanan rehabilitasi,” ujarnya.
Tak hanya itu, Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap layanan rehabilitasi BNN Kota Cimahi mencapai 3,65 dengan kategori sangat baik.
Sementara itu, dalam layanan Asesmen Terpadu (TAT), BNN Kota Cimahi telah melayani 184 klien, dengan 178 klien direkomendasikan rawat jalan dan enam klien rawat inap.
Dalam upaya pencegahan, BNN Kota Cimahi melaksanakan berbagai program ketahanan keluarga dan edukasi anti narkoba.
“Indeks Ketahanan Diri Remaja Kota Cimahi tahun 2025 berada pada kategori sangat tinggi dengan capaian skor 57,32,” papar Yulius Amra.
Pada bidang pemberdayaan masyarakat, BNN Kota Cimahi juga mencatat Indeks Kota Tanggap Ancaman Narkoba dengan kategori sangat tanggap dan skor 3,52.
Menutup keterangannya, Yulius Amra mengajak seluruh elemen masyarakat dan insan pers untuk terus bersinergi melawan narkotika.
“Mari bersama-sama kita ciptakan situasi dan kondisi Kota Cimahi yang kita cintai ini agar tetap aman, nyaman, dan BERSINAR, yaitu bersih dari narkoba,” pungkasnya.
(Sinta)






