DBMSDA UPTD SDA Wilayah 6 Gelar kegiatan Mekanis Normalisasi Saluran Pembuang Gelam

  • Whatsapp

Kabupaten Tangerang (Banten) media3.id – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) melalui Unit Pelaksana Teknis Sumber Daya Iar (UPTD SDA) wilayah 6, menggelar kegiatan mekanis pengerukan lumpur sedimentasi dan pembersihan sampah apung, gulma (eceng gondok).

Pekerjaan mekanis pengerukan sedimentasi lumpur dan sampah apung disaluran pembuang Gelam di mulai senin (12/11/2025). Kegiatan Mekanis pengerukan Sedimentasi menggunakan alat eksavator PC 135 dan Amphibi. Koordinator kegiatan Mekanis normalisasi saluran pembuangan, Heryana Saputra, didampingi menteri pengairan Aminudin Dasir serta pengawas kegiatan Ferry dan maulana.

Read More

Rencana kegiatan mekanis normalisasi Pengerukan Lumpur sedimentasi dengan membersihkan sampah apung gulma di saluran pembuang yang memiliki lebar 12 meter, serta pengerukan lumpur sedimentasi, dilakukan 2 segmen antara lain pertama dari jembatan ke arah kali cabang sepanjang 900 meter sedangkan segmen ke dua dari jembatan ke arah hulu sepanjang 300 meter.

Menurut Kepala UPTD SDA wilayah 6 H.Suhanda yang ditemui dilokasi mengatakan, ”
Normalisasi saluran pembuang gelam di Kelurahan Salembaran Jati Kecamatan Kosambi ,menggunakan alat berat ( excavator ) ini merupakan program kegiatan yang sudah direncanakan untuk memperlancar aliran air, khususnya di saluran pembuang gelam, mengingat kondisi penampang saluran tersebut saat ini sudah di penuhi dengan gulma (eceng) gondok , kegiatan ini bertujuan, agar saluran pembuangan ini berfungsi dengan baik dan optimal,” jelas H.Suhanda, senin (11/11/2025)

Lanjut H.Suhanda, ” Kegiatan Normalisasi Saluran Pembuang Gelam ini direncanakan sepanjang 1.200 meter dengan Volume pekerjaan 2.200 M3. Pelaksanaan kegiatan tersebut diawasi langsung oleh tim teknis kegiatan agar dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Untuk lumpur sedimentasi akan diletakan untuk memperluas jalan ,” tukasnya.

Menurut Gilang salah satu warga Salembaran Jari mengatakan,” kegiatan yang dilakukan UPTD SDA Wilayah 6 sesungguh sangat bermanfaat dan bagus. Karena gulma (eceng) serta sampah saluran air tidak mengalir dengan lancar, kalau ecengnya dibersihkan air akan mengalir, bau ini dari sampah diatas saluran pembuang,” ungkap Gilang.

“Mudah mudahan dengan kegiatan pengerukan sampah dan lumpur ini air menjadi lancar sehingga tidak terjadi banjir di hulu (gelam)” harapnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *