Adhitia Yudisthira Apresiasi KORMI Kota Cimahi yang Aktif Berkontribusi, Wujudkan Kota Sehat dan Berbudaya

  • Whatsapp

Dari kiri ke kanan, Ketua KORMI Cimahi H Enang Sahri, Ketum KORMI Jabar Denda Alamsyah, Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira, dan Kadisbudparpora Cimahi Achmad Nuryana

CIMAHI, Media3.id – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Cimahi menggelar acara Pendidikan dan Latihan (Diklat) Manajemen Organisasi yang diikuti oleh 120 peserta dari pengurus Inorga, yang bertempat di Aula Kampus ASIH PUTRA, Jalan Cihanjuang No. 199 Cibabat, Cimahi Utara, Sabtu (13/9/2025).

Read More

 

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, Ketua Umum KORMI Jawa Barat Denda Alamsyah, Ketua KORMI Kota Cimahi H Enang Sahri Lukmansyah, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Cimahi Indriasari Sih Dewanti, anggota Komisi III DPRD Kota Cimahi Dr. Warman Suryaman, M.Si., Kadisbudparpora Kota Cimahi Achmad Nuryana, Kabid Disdik Kota Cimahi Ranto Kerto Wibowo, Kabid P2P Dinkes Kota Cimahi dr. Mohammad Dwihadi Isnalini.

 

Diklat ini menghadirkan narasumber utama, Alan Albana, S.Kom.I., M.I.Kom., yang mengisi materi tentang Public Speaking, Ketua KORMI Kota Cimahi, H Enang Sahri Lukmansyah, yang menyampaikan materi tentang Leadership (Kepemimpinan), Wakil Ketua I Bidang OKK, Letkol Purn Kalpen Sahiundaleng, menyampaikan materi tentang Olahraga Kesehatan dan Kebugaran, Wakil Ketua II Bidang Organisasi, H. Nanang S.Pd., M.Pd., menyampaikan materi tentang Pola Pembinaan Masyarakat dan moderator oleh Drs. R. Pramudyo, SH,.

Alan Albana, S.Kom.I., M.I.Kom. (tengah), Wakil Ketua I Bidang OKK, Letkol Purn Kalpen Sahiundaleng (kiri) dan Wakil Ketua II Bidang Organisasi, H. Nanang S.Pd., M.Pd. (kanan) sebagai narasumber

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira mengapresiasi kegiatan yang digelar KORMI Cimahi terkait program Diklat ini. Karena menurut Adhitia, H Enang Sahri Lukmansyah sebagai Ketua KORMI memiliki latar belakang organisatoris.

 

“Kang Haji Enang dari dulu sebagai organisator, organisasi KORMI di bawah kepemimpinannya, manajemen dan tata kelolanya pasti akan jauh lebih baik,” ucapnya.

 

Dalam konteks pemerintahan, selaku Wakil Wali Kota, Adhitia mengingatkan bahwa derajat kesehatan masyarakat menjadi salah satu indikator penting.

 

“Aktivitas KORMI yang secara langsung meningkatkan kesehatan warga, berpengaruh terhadap keberhasilan daerah, keberhasilan ini diukur melalui IKU (Indikator Kinerja Utama-red), IKK (Indikator Kinerja Kunci), dan lain sebagainya. Dengan adanya aktivitas KORMI ini, maka sangat membantu pemerintah kota dalam mencapai target kinerja, terutama dalam hal meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

 

KORMI sangat membantu pemerintah kota dalam mencapai indikator keberhasilan, khususnya dalam upaya mewujudkan Kota Sehat dan Berbudaya.

 

“Kalau kita ingin menuju kota yang sehat, tidak cukup sehat saja, tetapi harus sehat dan berbudaya. Karena KORMI melengkapi aspek olahraga kemasyarakatan dan tradisional yang menjadi bagian penting dari budaya sehat,” jelas Adhitia.

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira (kanan) didampingi Ketua KORMI Kota Cimahi H Enang Sahri Lukmansyah (kiri)

Pemerintah Kota Cimahi akan memberikan dukungan penuh terhadap KORMI, termasuk untuk Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) tahun depan.

 

“Yang menjadi perhatian kami nanti, bagaimana support dari pemerintah kota untuk KORMI Kota Cimahi dalam menghadapi FORPROV di tahun depan. Orientasinya tidak hanya menghasilkan juara dalam lomba, tetapi juga meningkatkan partisipasi aktif warga Cimahi untuk tidak mager (malas gerak) dan lebih rajin beraktivitas fisik,” harap Adhitia.

 

Terkait anggaran untuk KORMI, lanjut Adhitia, Pemerintah Kota berencana menaikkan dana hibah untuk KORMI.

 

“Insya Allah tahun 2026, kita mengalokasikan satu miliar rupiah, ada kenaikan dari tahun sebelumnya dan mudah-mudahan di tahun depan naik lagi sampai mencapai idealnya,” ungkapnya.

 

Adhitia menilai KORMI Cimahi sangat aktif, berbeda dengan KORMI di daerah lain, dan hal ini berkat kepemimpinan H Enang Sahri.

 

“KORMI Cimahi luar biasa aktif di bawah kepemimpinan Kang Haji Enang, para Inorga banyak sekali aktivitasnya, sehingga KORMI nya juga aktif. Cimahi walaupun kecil kotanya, tadi seperti kata Kang Denda, Alhamdulillah KORMI nya aktif dan banyak sekali aktivitasnya,” cetusnya.

 

Adhitia berharap agar seluruh anggota KORMI tetap aktif di Inorga masing-masing.

 

“Dengan begitu, dapat membantu Pemerintah Kota Cimahi dalam meningkatkan derajat kesehatan warga melalui aktivitas fisik dan gaya hidup sehat, sehingga terwujud Kota Cimahi yang sehat dan berbudaya,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua KORMI Kota Cimahi, H Enang Sahri Lukmansyah, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya mengadakan program pendidikan dan latihan.

 

“Salah satunya tentang manajemen organisasi dan keuangan. Tujuannya untuk memberi pemahaman kepada mereka tentang cara berorganisasi yang baik dan benar,” ujar Enang.

 

Ini merupakan langkah awal yang krusial untuk mencapai target utama, sambung Enang, yaitu membuat 60% masyarakat Cimahi sehat dan bugar melalui olahraga.

 

“Salah satu untuk menjadi sehat dan bugar adalah berolahraga, dan komunitasnya itu ada di KORMI,” katanya.

 

Untuk mencapai target tersebut, Enang menekankan pentingnya dinamisme organisasi.

 

“Kita benahi dulu organisasi, karena apabila organisasi sudah baik dan benar, maka organisasi akan tumbuh berkembang dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Para pengurus KORMI Cimahi (atas) dan 120 peserta dari pengurus Inorga (bawah)

Ia menerangkan bahwa KORMI Kota Cimahi selalu mengadakan program Diklat secara rutin tiap tahunnya.

 

“Diklat ini setiap tahun ada, tapi berbeda materi. Untuk sekarang, materinya tentang manajemen organisasi dan keuangan, ada pula materi tentang pola rekrutmen para peserta juga. Memang Diklat ini khusus untuk organisasinya, supaya organisasinya sehat,” jelasnya.

 

Lebih lanjut Enang menjelaskan, bahwa pendidikan yang diberikan oleh KORMI tidak berfokus pada prestasi atletik, melainkan pada peningkatan partisipasi masyarakat dalam berolahraga.

 

“Di kami bukan prestasi yang dituju, tapi banyaknya orang yang bergerak. Maka sekarang ini kami akan mencoba kepada kawan-kawan untuk memanage kelurahan-kelurahan sampai ke RW-RW agar banyak masyarakat yang masuk menjadi anggota dan ikut berolahraga. Itu yang akan kita lakukan diantaranya, bagaimana kita mengelola di 312 RW ini supaya warganya bisa ikut berolahraga,” paparnya.

 

Begitupun dengan sekolah, kata Enang, bagaimana cara untuk membuat anak-anak aktif untuk berolahraga.

 

“Karena di sekolah itu waktunya terbatas untuk berolahraga, hanya seminggu sekali dan itupun cuma 2 jam saja. Maka saatnya kawan-kawan kita ini turun ke lapangan ke sekolah-sekolah agar anak-anak bisa aktif berolahraga,” tuturnya.

 

Enang menyebutkan, saat ini KORMI Cimahi memiliki 33 Inorga (Induk Organisasi Olahraga).

 

“Dari 33 Inorga tersebut terbagi dalam tiga kategori, yang pertama OKK (Olahraga Kesehatan dan Kebugaran), kedua itu OPT (Olahraga Petualangan dan Tantangan), lalu yang ketiga itu OTKB (Olahraga Tradisional dan Kreasi Budaya). Jadi, tiga komponen itu yang kita buat, dan kita akan berusaha selalu menjadi yang terbaik. Insya Alloh target kita ke depan, menambah jumlah Inorga menjadi 40 Inorga,” tandasnya.

(Sinta)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *