Kota Banjar, Media3.id – Nomer Hand phone dan WhatsApp kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota Banjar Drs Dedi Suardi di Jiplak dengan modus penipuan yang menggunakan akun WhatsApp palsu dengan foto dan nama kepala dinas. Selasa sore,(8/07/2025).
Saat dihubungi melalui pesan WhatsApp kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar Dedi Suardi menjelaskan, bahwa nomer hp dan WhatsApp 085385938828 bukan no hp dan WhatsApp miliknya. No hp dan WhatsApp ada yang mengatas namakan dengan memakai nama dan fotonya. Biasanya modusnya pesan yang dikirim biasanya meminta uang atau pulsa.
“Masyarakat diimbau untuk waspada dan tidak mudah percaya pada pesan yang mengatasnamakan nama saya (Dedi Suardi/kadisdik kota Banjar) Jika menerima pesan mencurigakan, sebaiknya segera klarifikasi.” Tegas Dedi kepada media3.id.
Modus penipuan ini melibatkan pembuatan akun WhatsApp palsu dengan foto dan nama pejabat, seperti kepala dinas. Kemudian, pelaku akan mengirimkan pesan kepada orang lain, biasanya dengan dalih meminta sejumlah uang atau pulsa. Tujuannya adalah untuk menipu korban agar mengirimkan uang atau informasi pribadi.
Pejabat pemerintah biasanya tidak akan meminta uang atau pulsa melalui pesan WhatsApp.
“Sekali lagi saya menghimbau Jika Anda menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat, jangan langsung percaya.
Klarifikasi ke dinas terkait atau pihak yang bersangkutan untuk memastikan keaslian pesan tersebut.” Ujarnya.
Dedi menambahkan, jangan pernah memberikan informasi pribadi atau data penting kepada orang yang tidak dikenal melalui pesan. Dengan waspada dan berhati-hati, kita dapat terhindar dari modus penipuan ini.
(Red)






