Rakerda Kormi Kota Cimahi Tahun 2025, Strategi Penguatan Organisasi Dorong Masyarakat Berolahraga agar Tetap Sehat dan Bugar
CIMAHI, Media3.id – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Cimahi menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2025, yang dilaksanakan di Six Points Cafe, Jalan Jangkrik I, Citeureup, Cimahi Utara, Minggu (18/5/2025).
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum KORMI Jawa Barat Denda Alamsyah, Sekretaris Umum (Sekum) KORMI Jawa Barat Al Hijaz Farabi, Ketua Kormi Kota Cimahi H Enang Sahri Lukmansyah, Wakil Ketua DPRD Kota Cimahi Agung Yudaswara, Ketua Komisi I DPRD Kota Cimahi Freddy Siagian, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Cimahi H Mukhlisin, anggota Komisi III DPRD Kota Cimahi H Asep Rukmansyah, Kasi Olah Raga Disbudparpora Kota Cimahi Ari Firdaus Al Haris, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Cimahi dr. Romi Abdurakhman, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Cimahi, dan para tamu undangan lainnya.
Ketua Kormi Kota Cimahi H Enang Sahri Lukmansyah, dalam laporannya menyebutkan bahwa tujuan dari diselenggarakannya Rakerda ini adalah untuk memotivasi para Inorga (Induk Organisasi Olahraga-red) dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat Kota Cimahi.

“Salah satu bagian terpenting kita untuk ikut membangun Kota Cimahi, melalui Rakerda ini adalah bagaimana membuat masyarakat Kota Cimahi agar tetap sehat dan bugar,” ujarnya.
Enang mengundang pihak DPRD Kota Cimahi dalam Rakerda Kormi ini, salah satunya untuk membahas anggaran daripada kebutuhan Kormi itu sendiri agar selaras dengan apa yang disampaikan.
“Kami mengundang Pa Waka, Pa Ketua Komisi I Pak Freddy, Pak Mukhlisin dan Pak Asep, kebetulan mereka semuanya di Banggar (Badan Anggaran-red) yang mengurus masalah anggaran,” katanya.
Dijelaskannya, Kormi sekarang ini telah mempunyai 28 Inorga yang sudah tercatat.
“Dan yang menunggu giliran SK itu ada 16 Inorga, jadi ada 44 Inorga,” terang Enang.
Lebih jauh dipaparkannya, setiap Inorga di Kormi ini mempunyai 3 kelompok, yaitu OKK (Olahraga Kesehatan dan Kebugaran), OPT (Olahraga Petualangan dan Tantangan), dan OTKB (Olahraga Tradisional dan Kreasi Budaya).
“Yang termasuk di OKK seperti senam. OPT ada hiking, airsoft gun, BMX. OTKB ada PORTINA, yang menaungi egrang, terompah panjang, kaulinan urang lembur, dan sebagainya,” beber Enang.
Pergerakan Kormi Kota Cimahi sesuai dengan data yang masuk, menurut Enang, sudah ada 60.000 jiwa.
“Jantung sehat saja itu sudah ada hampir 20.000 an, dan dari data sudah ada 60.000 jiwa, berarti sudah lebih dari 10 persen. Tetapi saya belum puas, karena pergerakan di Cimahi itu harus lebih dari 20 persen agar perkembangan kebugarannya lebih baik dari apa yang sudah didapatkan saat ini,” ulasnya.
Pihaknya juga mengundang Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan pada Rakerda ini karena ada kolerasinya.
“Kita membuat kolaborasi untuk kedepan. Contohnya, dalam DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran-red) Kormi ada anggaran Olahraga Kemasyarakatan. Di bulan Juni nanti akan ada Kejuaraan Bola Voli antar Kelurahan, kemudian akan ada juga lomba gerak jalan sehat per kelompok per sekolah tingkat pelajar SMP dan SMA, itu sudah kita rencanakan dan nanti kita akan bicarakan dengan Disdik dan IGORA (Ikatan Guru Olahraga-red). Kita akan coba kolaborasikan sampai kita menyentuh tingkat dasar,” papar Enang.
Maka dari itu, dalam Rakerda ini, Enang harapkan para Inorga menyampaikan programnya masing-masing.
“Untuk kita ramu agar tidak keluar dari rel, sesuai dengan apa yang sudah direncanakan. Nanti kita akan masukkan sesuai dengan perbaikan anggaran yang sudah kita ajukan,” imbuhnya.
Terlebih, lanjut Enang, Kormi di tahun 2026 akan menyelenggarakan Festival Olahraga Masyarakat Kota (FORKOT) dan Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV).
“Dan di bulan Juli nanti di tahun ini tanggal 26 Juli, Kormi akan berangkat ke FORNAS (Festival Olahraga Rekreasi Nasional), karena Cimahi ada bagian yang memang akan diberangkatkan ke FORNAS atas nama Provinsi Jawa Barat, ada beberapa cabor dari Inorga yang akan kita kirimkan kesana termasuk anggarannya yang sudah kita siapkan,” ungkapnya.
Untuk itu, sesuai dengan apa yang sudah dijelaskan mengenai beberapa program yang telah disampaikan, Enang mengharapkan para dewan di DPRD khususnya Banggar, dapat mendorong terkait anggaran yang sudah diajukan.
Tetapi terlepas dari semua itu, Enang melanjutkan, tujuan utama dari Rakerda ini adalah bagaimana mendorong masyarakat Kota Cimahi untuk selalu bergerak dan berolahraga.
“Indeks kinerja utamanya adalah bagaimana masyarakat Cimahi ini menambah rutinitas untuk selalu berolahraga,” tandasnya.
Sementara itu, Sekum KORMI Jawa Barat Al Hijaz Farabi sangat mengapresiasi Kormi Kota Cimahi, pasalnya ia menilai pergerakan Kormi Kota Cimahi cukup signifikan.
“Semenjak kepemimpinan dari Bapak H Enang Sahri ini, memang pergerakan olahraga masyarakat di Kota Cimahi pergerakannya cukup signifikan yang diindikasikan dari jumlah Inorga yang terus bertambah jadi 44 Inorga, baik yang penuh maupun yang sementara, karena memerlukan verifikasi,” ujarnya.
Tentunya hal itu menjadi parameter, sambung Hijaz, bahwa partisipasi olahraga di Cimahi itu tinggi.
“Cimahi memang kecil hanya 3 kecamatan, tetapi bagi saya Cimahi itu sangat mudah untuk diidentifikasi. Dari luas wilayah yang kecil tetapi Inorga yang banyak, tentu saja identifikasinya akan sangat mudah dan akan sangat strategis juga untuk digerakkan,” katanya.
Perlu diinformasikan, dalam waktu dekat ini Kormi Jabar akan menghadapi Festival Olahraga Masyarakat tingkat Nasional (FORNAS).
“Yang pada waktu itu di tahun 2023, Jawa Barat sebagai tuan rumahnya. Dan saat itu pula Jawa Barat menjadi Juara Umumnya. Tentu saja Juara Umum Jabar itu tidak lepas dari kontribusi Kabupaten/Kotanya,” terang Hijaz.
Dari Cimahi sendiri ada beberapa Inorga yang memberikan kontribusi emas pada saat itu, lanjutnya,
“Di Provinsi peringkat 11 yang turut berkontribusi 7 emas untuk Juara Umum Jawa Barat. Tentu saja hal ini menjadi indikasi bahwa antusias olahraga masyarakat di Cimahi cukup tinggi, tidak hanya olahraga tradisionalnya saja tetapi juga olahraga petualangannya dan terutama olahraga kesehatan kebugarannya memang sangat tinggi,” bebernya.
Dalam kesempatan tersebut pula, Hijaz menyampaikan bahwa Kormi Jabar sangat mengapresiasi Kormi Kota Cimahi atas kekompakannya.
“Jawa Barat selain Kota Bandung sangat mengharapkan partisipasi yang menjadi etalasenya yaitu di Bandung Raya dan sekitarnya, salah satunya yaitu Kota Cimahi. Jadi pada prinsipnya, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, dan Bandung Barat, itu adalah penopang Kormi Jawa Barat,” tandasnya.
(Sinta)






