Wakasek Sapras SMKN 1 Rengasdengklok diduga Pilih Bungkam Saat dikonfirmasi Anggaran Perawatan

  • Whatsapp

KARAWANG, media3.id – Wakil Kepala Sekolah bagian Sarana dan Prasarana SMKN 1 Rengasdengklok diduga pilih bungkam saat ditanya soal anggaran perawatan yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOPD) Provinsi Jawa Barat.

Sudah selayaknya anggaran yang diterima satuan pendidikan tidak ditutupi terkait anggaran yang diterima oleh sekolah yang bersumber dari bantuan pemerintah pusat, provinsi, orang tua siswa maupun dari Corporate Social Responsibility (CSR).

Read More

Namun yang terjadi di SMKN 1 Rengasdengklok, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang diduga ada yang ditutupi terkait anggaran yang diterima dari pemerintah pusat dan provinsi. Salah satunya anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana.

Hal itu diduga terbukti saat wartawan mengkonfirmasi kepada wakil kepala sekolah bagian sarana dan prasarana, Irwan Sugiri terkait anggaran perawatan SMKN 1 Rengasdengklok tahun 2024 yang menjawab tidak tahu.

“Kalau itu saya tidak hapal, kalau arah sana saya tidak hapal. Saya cuma sebagai pelaksana, jadi tidak hapal,” kata Irwan, Senin (30/04/25).

Irwan menyarankan kepada wartawan untuk meliput kegiatan lain yang berhubungan dengan kesiswaan

“Kegiatan yang lain saja, misalkan pak haji idik kesiswaan,” ucapnya

“Jangan saya. Kalau saya bicara ini (anggaran perawatan). Jangankan yang ini, misalkan ngebangun sedikit saja karenakan dari KDM gubernurnya enggak boleh dari orang tua sehingga kami sedikit tersendat kearah sana,” kata dia.

Irwan mengatakan terkait anggaran perawatan yang diduga anggarannya cukup besar, ia tidak tahu walaupun di sekolah tersebut menjabat wakil kepala sekolah bagian sarana dan prasarana

Apalagi kalau ditanyakan yang tadi yang besar-besar (anggaran perawatan), saya gak apal.Mohon maaf bukan saya enggak ingin memberi tahu

Reporter: D H

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *