Walikota Cimahi Ngatiyana (tengah) didampingi Kadinkes Kota Cimahi Dr. Mulyati (kanan) dan Kepala DLH Kota Cimahi Chanifah Listyarini (kiri)
CIMAHI, Media3.id – Salah satu cara untuk memperkuat akses layanan kesehatan adalah melalui Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), yang bertujuan memberikan pertolongan pertama pada situasi kegawatdaruratan di bidang kesehatan.
Hal itu diungkapkan oleh Walikota Cimahi Ngatiyana dalam kegiatan Jambore Public Safety Center (PSC) 119 yang dirangkaikan dengan Launching “PSC SIGAP CIMAHI” (Sistem Informasi Gawat Darurat Terpadu Cimahi) Tahun 2025 yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, di Gedung Cimahi Technopark, Selasa (15/4/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan layanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas bagi masyarakat, sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan warga Kota Cimahi.
“SPGDT berpedoman pada respon cepat yang menekankan time saving is life and limb saving, yang melibatkan pelayanan oleh masyarakat, tenaga masyarakat, tenaga kesehatan, pelayanan ambulans gawat darurat dan sistem komunikasi,” ungkap Walikota Cimahi Ngatiyana.
PSC 119 berperan sebagai garda terdepan dalam pelayanan medis kegawatdaruratan yang cepat, tepat, dan tanggap.
Peluncuran PSC Sigap Cimahi semakin memperkuat komitmen Kota Cimahi untuk menyediakan layanan yang lebih terintegrasi, terpadu, dan didukung teknologi informasi demi melindungi keselamatan masyarakat Cimahi.
“Melalui kegiatan jambore ini, saya berharap dapat meningkatkan sinergi antara instansi pemerintah, relawan, tenaga medis, dan masyarakat serta memperkuat kapasitas PSC 119,” tambah Ngatiyana.
Kota Cimahi yang berkembang secara dinamis tidak terlepas dari berbagai risiko bencana dan kondisi darurat, seperti kecelakaan lalu lintas, kebakaran, hingga ancaman bencana alam.
PSC 119, lanjut Ngatiyana, berperan sebagai sistem respon cepat dalam menangani kegawatdaruratan medis, yang menjadi salah satu pilar penting dalam upaya penyelamatan jiwa dan pengurangan dampak kerugian.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen mulai dari pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, aparat keamanan, hingga masyarakat untuk terus memperkuat sinergi, kita harus sama-sama menjaga keberlanjutan layanan ini agar dapat memberikan manfaat jangka panjang,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi Dr. Mulyati, S. Kep., Ners., M. Kes, menambahkan, bagaimana cara untuk mengakses layanan ini.
“Masyarakat dapat menghubungi call center 112 atau 119 (bebas pulsa), atau WhatsApp ke nomor 0823-2323-8119,” terang Mulyati.
Ia mengharapkan dengan adanya program ini, dapat meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kota Cimahi.
(Sinta)





